Pejabat Turki: Konflik di Ukraina Adalah Perang Rusia dengan Barat!
Sabtu, 19 November 2022 - 03:26 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky, akan menandatangani kesepakatan. "Tetapi seseorang tidak menginginkan hal itu terjadi," imbuh dia, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (19/11/2022).
Menurut media Ukraina, Kiev menerima pesan pada bulan April bahwa Barat tidak tertarik pada perdamaian dengan Rusia, yang mendorong Zelensky untuk menghentikan pembicaraan.
Utusan itu kabarnya tidak lain adalah perdana menteri Inggris saat itu, Boris Johnson.
“Ada kemajuan dalam isu-isu tertentu, dan kami mencapai titik akhir, lalu tiba-tiba kami melihat bahwa perang semakin cepat,” kata Kurtulmus kepada CNN Turk.
“Yang kami inginkan adalah mengakhiri perang ini. Seseorang berusaha untuk tidak mengakhiri perang. AS melihat perpanjangan perang sebagai kepentingannya.”
Menurutnya, konflik tersebut telah membuat sebagian besar Eropa menuntut NATO untuk menjadi lebih aktif melawan ancaman yang dirasakan dari Rusia, yang menguntungkan Washington.
Menurut media Ukraina, Kiev menerima pesan pada bulan April bahwa Barat tidak tertarik pada perdamaian dengan Rusia, yang mendorong Zelensky untuk menghentikan pembicaraan.
Utusan itu kabarnya tidak lain adalah perdana menteri Inggris saat itu, Boris Johnson.
“Ada kemajuan dalam isu-isu tertentu, dan kami mencapai titik akhir, lalu tiba-tiba kami melihat bahwa perang semakin cepat,” kata Kurtulmus kepada CNN Turk.
“Yang kami inginkan adalah mengakhiri perang ini. Seseorang berusaha untuk tidak mengakhiri perang. AS melihat perpanjangan perang sebagai kepentingannya.”
Menurutnya, konflik tersebut telah membuat sebagian besar Eropa menuntut NATO untuk menjadi lebih aktif melawan ancaman yang dirasakan dari Rusia, yang menguntungkan Washington.
Lihat Juga :