Rusia: NATO Butuh Musuh untuk Benarkan Keberadaannya
Senin, 14 November 2022 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Grushko mengatakan konflik di Ukraina berasal dari niat NATO untuk akhirnya menerima Kiev sebagai anggota baru, sementara mengabaikan masalah keamanan nasional Rusia.
Menurut dia, aliansi itu masih berusaha membawa masuk Ukraina. Dia tidak percaya AS dan sekutunya bertindak rasional dalam masalah ini.
Kepemimpinan NATO mengklaim memiliki kebijakan pintu terbuka, mengatakan setiap negara memiliki hak berdaulat untuk memilihnya sebagai penyedia keamanan.
Baca juga: Politico: Tuan Rumah KTT G20 Desak Barat Lunakkan Retorika Anti-Rusia
Piagamnya, bagaimanapun, mengharuskan semua anggota menyetujui ekspansi apa pun, fakta yang muncul ke permukaan setelah Turki menghentikan aksesi Finlandia dan Swedia atas dugaan perlindungan tersangka terorisme.
Menurut dia, aliansi itu masih berusaha membawa masuk Ukraina. Dia tidak percaya AS dan sekutunya bertindak rasional dalam masalah ini.
Kepemimpinan NATO mengklaim memiliki kebijakan pintu terbuka, mengatakan setiap negara memiliki hak berdaulat untuk memilihnya sebagai penyedia keamanan.
Baca juga: Politico: Tuan Rumah KTT G20 Desak Barat Lunakkan Retorika Anti-Rusia
Piagamnya, bagaimanapun, mengharuskan semua anggota menyetujui ekspansi apa pun, fakta yang muncul ke permukaan setelah Turki menghentikan aksesi Finlandia dan Swedia atas dugaan perlindungan tersangka terorisme.
Lihat Juga :