Inggris Telah Membekukan Lebih dari Rp321 Triliun Aset Rusia
Kamis, 10 November 2022 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Sementara aset Rusia saat ini hanya dibekukan, ada diskusi tentang opsi yang tersedia untuk merebutnya. Para pejabat Barat mengatakan ada kebutuhan untuk bantuan keuangan skala besar guna membangun kembali Ukraina dan kasus moral bagi mereka yang bertanggung jawab atas invasi untuk berkontribusi dalam hal ini.
"Saya pikir apa yang ingin kami lakukan adalah melihat semua opsi, apa yang mungkin, dan kemudian mengambil keputusan dengan sekutu tentang itu," kata seorang pejabat.
Sejak Inggris mulai memberlakukan larangan perjalanan, pembekuan aset dan sanksi lainnya pada 24 Februari, hari pasukan Rusia menginvasi Ukraina, pemerintah telah menerima 236 laporan pelanggaran sanksi.
Miliarder Rusia Petr Aven menantang tuduhan bahwa dia menghindari sanksi terhadapnya di pengadilan London. Dia dituduh menggunakan uang yang diparkir di rekening Inggris untuk mendanai gaya hidupnya.
Kasus ini adalah yang pertama untuk menguji pendekatan Inggris untuk menegakkan sanksi terhadap warga negara Rusia sejak invasi.
Baca: Rusia: AL Inggris Terlibat dalam Ledakan Pipa Gas Nord Stream
"Saya pikir apa yang ingin kami lakukan adalah melihat semua opsi, apa yang mungkin, dan kemudian mengambil keputusan dengan sekutu tentang itu," kata seorang pejabat.
Sejak Inggris mulai memberlakukan larangan perjalanan, pembekuan aset dan sanksi lainnya pada 24 Februari, hari pasukan Rusia menginvasi Ukraina, pemerintah telah menerima 236 laporan pelanggaran sanksi.
Miliarder Rusia Petr Aven menantang tuduhan bahwa dia menghindari sanksi terhadapnya di pengadilan London. Dia dituduh menggunakan uang yang diparkir di rekening Inggris untuk mendanai gaya hidupnya.
Kasus ini adalah yang pertama untuk menguji pendekatan Inggris untuk menegakkan sanksi terhadap warga negara Rusia sejak invasi.
Baca: Rusia: AL Inggris Terlibat dalam Ledakan Pipa Gas Nord Stream
(ian)
Lihat Juga :