Pengadilan Iran Beri Sinyal Hukum Berat Para Demonstran
Rabu, 09 November 2022 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
“Dua wartawan Iran menghadapi tuduhan kolusi terhadap keamanan nasional dan propaganda melawan negara,” kata Setayeshi. Ia menambahkan bahwa keduanya berada di penjara, di bawah surat perintah penangkapan sementara dan bahwa kasus mereka akan segera diselesaikan.
Baca: Presiden Raisi: Amerika Berusaha Kacaukan Iran, Namun Gagal
Salah satu dari mereka yang menghadapi dakwaan adalah Niloofar Hamedi, yang bekerja untuk harian pro-reformasi Sharq dan merupakan orang pertama yang memberi sinyal kepada dunia bahwa semua tidak baik-baik saja dengan Amini dengan foto orang tuanya saling berpelukan di rumah sakit Teheran.
Demonstrasi anti-pemerintah meletus pada bulan September, setelah kematian seorang wanita Kurdi Mahsa Amini (22). Ia ditahan oleh Polisi Moral karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat Republik Islam yang dikenakan pada wanita.
Kantor berita aktivis HRANA mengatakan, 318 pengunjuk rasa telah tewas dalam kerusuhan pada hari Sabtu, termasuk 49 anak di bawah umur. Sementara 38 anggota pasukan keamanan juga tewas, sebut laporan itu.
Baca: Presiden Raisi: Amerika Berusaha Kacaukan Iran, Namun Gagal
Salah satu dari mereka yang menghadapi dakwaan adalah Niloofar Hamedi, yang bekerja untuk harian pro-reformasi Sharq dan merupakan orang pertama yang memberi sinyal kepada dunia bahwa semua tidak baik-baik saja dengan Amini dengan foto orang tuanya saling berpelukan di rumah sakit Teheran.
Demonstrasi anti-pemerintah meletus pada bulan September, setelah kematian seorang wanita Kurdi Mahsa Amini (22). Ia ditahan oleh Polisi Moral karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat Republik Islam yang dikenakan pada wanita.
Kantor berita aktivis HRANA mengatakan, 318 pengunjuk rasa telah tewas dalam kerusuhan pada hari Sabtu, termasuk 49 anak di bawah umur. Sementara 38 anggota pasukan keamanan juga tewas, sebut laporan itu.
Lihat Juga :