Demi Dapat Dukungan Turki Gabung NATO, PM Swedia Temui Erdogan

Rabu, 09 November 2022 - 06:55 WIB
loading...
Demi Dapat Dukungan...
Demi Dapat Dukungan Turki Gabung NATO, PM Swedia Temui Erdogan. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Perdana Menteri baru Swedia , Ulf Kristersson, bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan , Selasa (8/11/2022), dalam upaya untuk mendapatkan persetujuan Turki atas pengajuan negaranya untuk bergabung dengan NATO .

Swedia dan Finlandia meninggalkan kebijakan nonalignment militer mereka yang lama dan mengajukan keanggotaan NATO, setelah pasukan Rusia menginvasi Ukraina pada Februari. Swedia khawatir Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin menargetkan mereka berikutnya.

Baca: Turki Setuju Swedia dan Finlandia Gabung NATO Jika Sanksi S-400 Dicabut

Tetapi Turki, yang bergabung dengan NATO pada tahun 1952, telah menunda untuk mendukung tawaran mereka, menuduh Swedia – dan pada tingkat yang lebih rendah Finlandia – mengabaikan masalah keamanan Ankara.

Pemerintah Erdogan menekan kedua negara untuk menindak individu yang dianggap teroris, termasuk pendukung Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang dan orang-orang yang dicurigai mendalangi kudeta gagal 2016 di Turki.

Turki juga telah menyerukan pencabutan embargo senjata yang diberlakukan setelah serangan 2019 ke Suriah utara untuk memerangi militan Kurdi. Bulan lalu, Swedia menyatakan akan mencabut embargo, sebuah langkah yang dipandang bertujuan untuk mendapatkan persetujuan Ankara.

Baca: Keberatan Dicabut, Turki Restui Finlandia dan Swedia Jadi Anggota NATO

“Pemerintah saya terpilih hanya beberapa minggu yang lalu dengan mandat untuk mengutamakan hukum dan ketertiban,” kata Kristersson dalam konferensi pers bersama dengan Erdogan. “Dan ini termasuk melawan terorisme dan organisasi teroris seperti PKK di Swedia,” lanjutnya, seperti dikutip dari AP.

“Inilah sebabnya saya ingin meyakinkan semua orang Turki: Swedia akan memenuhi semua kewajiban yang dibuat untuk Turki dalam melawan ancaman teroris sebelum menjadi anggota NATO dan sebagai sekutu masa depan,” tambahnya.

Erdogan mengatakan dia menyambut baik komitmen pemerintah Swedia yang baru untuk memenuhi kewajiban yang disepakati antara Turki, Swedia dan Finlandia menjelang pertemuan puncak NATO pada Juni, tetapi mengatakan negaranya ingin melihat "langkah-langkah nyata".

Baca: Acara TV Swedia Menghina Erdogan Habis-habisan, Turki Marah

Erdogan juga menggambarkan sebagai “langkah positif” keputusan Swedia untuk mencabut embargo senjata yang diberlakukan setelah serangan Turki tahun 2019 ke Suriah utara untuk memerangi militan Kurdi.

“Swedia menginginkan keanggotaan NATO untuk keamanannya sendiri. Kami ingin melihat Swedia yang mendukung masalah keamanan kami terpenuhi,” kata Erdogan.

Pemimpin Turki itu mengatakan setidaknya empat orang yang dicari oleh Turki telah dideportasi, tetapi tidak mengatakan berapa banyak lagi yang diinginkan Ankara. Namun, Erdogan mengatakan bahwa seorang mantan jurnalis yang dicari karena diduga terkait dengan upaya kudeta 2016 harus diekstradisi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Negara Calon Pemimpin...
5 Negara Calon Pemimpin Baru NATO, Salah Satunya Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved