Bukan Pertanda Baik! Pemilu AS Berlangsung Saat Gerhana Bulan Darah untuk Pertama Kali

Selasa, 08 November 2022 - 11:02 WIB
loading...
A A A
Bagi penonton di Australia, Selandia Baru, dan Asia, gerhana akan terjadi mulai pukul 20:09 Waktu Bagian Timur Australia (GMT+11) pada Selasa malam dan berlangsung hingga 22:41.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir Inggris Kebakaran, Misi Sangat Rahasia Dibatalkan

Itu berarti bahwa hanya beberapa jam kemudian, jutaan orang akan memberikan suara dalam pemilu paruh waktu AS, ketika semua 435 anggota DPR AS akan dipilih, bersama dengan 33 senator AS dan berbagai kantor tingkat negara bagian dan lokal juga.

Banyak perlombaan pemilihan kunci yang sangat sengit karena Partai Demokrat mencoba mempertahankan mayoritas mereka di tengah kinerja buruk Presiden AS Joe Biden, yang juga seorang Demokrat.

Di sisi lain, Partai Republik mencoba meyakinkan pemilih bahwa mereka dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mengatasi masalah-masalah mendesak negara itu.

Ini akan menjadi pemilihan AS pertama sejak November 2020, yang dinodai oleh tuduhan kecurangan pemilu oleh Presiden AS saat itu Donald Trump yang menolak menerima kekalahannya dari Biden.

Penolakan itu memuncak dalam serangan kekerasan oleh para pengikutnya di Kongres AS pada Januari 2021 yang menewaskan lima orang. Insiden itu mengakibatkan ratusan orang telah didakwa dengan kejahatan serius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Pertama Kali, Israel...
Pertama Kali, Israel Gunakan THAAD untuk Cegat Rudal dari Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved