Rayu Korut Kembali Berunding, Utusan AS Tiba di Korsel
Selasa, 07 Juli 2020 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
"Berbicara secara eksplisit sekali lagi, kita tidak punya niat untuk duduk berhadapan dengan Amerika Serikat," tegasnya.
Trump dan Kim bertemu untuk pertama kalinya pada tahun 2018 di Singapura, meningkatkan harapan untuk mengakhiri negosiasi program nuklir Korut. Namun KTT kedua mereka, pada 2019 di Vietnam, dan negosiasi tingkat kerja berikutnya berakhir berantakan.
Profesor di Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo-jin, mengatakan pernyataan Kwon mencerminkan ketegangan antar-Korea yang masih berlangsung dan pandangan Korut bahwa masalah nuklir harus didiskusikan hanya dengan AS.
"(Pernyataan) itu juga menyarankan bahwa Korut akan membuang konsep negosiasi masa lalu di mana Korsel memainkan peran perantara, dan tidak akan kembali ke meja tanpa konsesi utama AS," kata Yang.
Biegun pekan lalu mengatakan bahwa ada waktu bagi kedua belah pihak untuk terlibat kembali dan "membuat kemajuan besar" tetapi pandemi novel Corona virus akan membuat pertemuan puncak secara langsung sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November sulit dilangsungkan.
Trump dan Kim bertemu untuk pertama kalinya pada tahun 2018 di Singapura, meningkatkan harapan untuk mengakhiri negosiasi program nuklir Korut. Namun KTT kedua mereka, pada 2019 di Vietnam, dan negosiasi tingkat kerja berikutnya berakhir berantakan.
Profesor di Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo-jin, mengatakan pernyataan Kwon mencerminkan ketegangan antar-Korea yang masih berlangsung dan pandangan Korut bahwa masalah nuklir harus didiskusikan hanya dengan AS.
"(Pernyataan) itu juga menyarankan bahwa Korut akan membuang konsep negosiasi masa lalu di mana Korsel memainkan peran perantara, dan tidak akan kembali ke meja tanpa konsesi utama AS," kata Yang.
Biegun pekan lalu mengatakan bahwa ada waktu bagi kedua belah pihak untuk terlibat kembali dan "membuat kemajuan besar" tetapi pandemi novel Corona virus akan membuat pertemuan puncak secara langsung sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November sulit dilangsungkan.
Lihat Juga :