China: AS Harus Bertanggung Jawab atas Rusaknya Diplomasi Perubahan Iklim

Jum'at, 04 November 2022 - 16:30 WIB
loading...
A A A
“Pada saat yang sama, kerja sama iklim China-AS tidak dapat dipisahkan dari iklim hubungan bilateral yang luas,” tambah juru bicara itu. Ia mencatat bahwa “pelanggaran serius kedaulatan China” Pelosi di Taiwan telah membuat China tidak punya pilihan selain menunda pembicaraan. “Pihak Amerika Serikat harus bertanggung jawab untuk ini,” lanjutnya.

Baca: Dewan Keamanan PBB Tolak Penyelidikan terhadap Biolab AS di Ukraina

Ditambahkan pula, China belum menangguhkan kerja sama dengan negara lain dan akan terus mendukung proses negosiasi iklim multilateral. “China bersedia berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan COP27 berhasil,” tambah jubir tersebut.

Ekspektasi menjelang COP27 sudah rendah di tengah kekhawatiran global tentang pasokan energi yang dibawa oleh invasi Rusia ke Ukraina, dan memburuknya hubungan China-AS telah mendorong ekspektasi tersebut lebih rendah lagi, kata para ahli.

“Kolaborasi AS-China dalam komitmen iklim adalah sesuatu yang sangat membantu di masa lalu,” kata Frank Jotzo, direktur Pusat Kebijakan Iklim dan Energi di Australian National University. "Itu tidak ada lagi, dan tidak ada banyak prospek untuk muncul kembali," katanya pada briefing Kamis.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved