Patahkan Klaim Rusia, Pengawas Nuklir PBB Sebut Tak Ada Bukti Bom Kotor di Ukraina
Jum'at, 04 November 2022 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Senin, Grossi mengatakan bahwa inspektur IAEA telah memulai pemeriksaan di lokasi-lokasi yang diduga Rusia digunakan untuk memproduksi bom kotor.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, bom kotor adalah campuran bahan peledak dan bubuk atau pelet radioaktif. Tidak seperti senjata nuklir atau perangkat nuklir improvisasi, bom kotor tidak dapat membuat ledakan atom.
"Inspeksi IAEA selama beberapa hari terakhir tidak menemukan indikasi aktivitas dan bahan nuklir yang tidak diumumkan di lokasi," kata badan PBB tersebut, seperti dikutip Newsweek, Jumat (4/11/2022).
Para inspektur juga mengumpulkan sampel lingkungan, yang dapat memberikan informasi tentang kegiatan saat ini dan masa lalu terkait penanganan bahan nuklir, yang akan dianalisis IAEA di laboratoriumnya.
Grossi mengatakan bahwa IAEA akan merilis hasil sampling lingkungan sesegera mungkin.
Pejabat Ukraina dan Barat dengan keras menolak klaim Rusia bahwa Kiev berencana menggunakan bom kotor.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, bom kotor adalah campuran bahan peledak dan bubuk atau pelet radioaktif. Tidak seperti senjata nuklir atau perangkat nuklir improvisasi, bom kotor tidak dapat membuat ledakan atom.
"Inspeksi IAEA selama beberapa hari terakhir tidak menemukan indikasi aktivitas dan bahan nuklir yang tidak diumumkan di lokasi," kata badan PBB tersebut, seperti dikutip Newsweek, Jumat (4/11/2022).
Para inspektur juga mengumpulkan sampel lingkungan, yang dapat memberikan informasi tentang kegiatan saat ini dan masa lalu terkait penanganan bahan nuklir, yang akan dianalisis IAEA di laboratoriumnya.
Grossi mengatakan bahwa IAEA akan merilis hasil sampling lingkungan sesegera mungkin.
Pejabat Ukraina dan Barat dengan keras menolak klaim Rusia bahwa Kiev berencana menggunakan bom kotor.
Lihat Juga :