Istri Ini Sewakan Suaminya untuk Wanita Lain Rp714.000
Kamis, 03 November 2022 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Dia terpaksa menolak pekerjaan lain dan bisnis istrinya "Rent My Handy Husband" sekarang sudah penuh dipesan hingga pertengahan November.
Pekerjaannya termasuk membantu memasang televisi, memasang gorden, dan membangun kembali tembok rumah. Dia juga tersedia untuk disewa bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan.
Sementara James menangani sisi tenaga kerja, Laura bekerja menjalankan akun sosial dan situs web.
Bisnis tersebut ternyata lebih sukses daripada yang bisa dibayangkan pasangan itu, dengan pasangan itu terus-menerus menerima pertanyaan baru.
Pasangan ini telah menambahkan layanan baru untuk periode Natal, menawarkan pemasangan lampu pesta, baik di dalam maupun di luar ruangan.
"Saya tidak pernah berharap untuk lepas landas sebanyak itu," kata Laura, seperti dikutip express.co.uk, Kamis (3/11/2022).
“Kami baru berjalan empat bulan dan sampai pada titik di mana ada begitu banyak pekerjaan yang datang sehingga James bekerja enam hari seminggu. Kami harus mulai menolak pekerjaan dan mengurangi jam kerja kami, jadi sekarang kami melakukannya Senin sampai Jumat, 09.00 pagi-17.00 sore," paparnya.
Pekerjaannya termasuk membantu memasang televisi, memasang gorden, dan membangun kembali tembok rumah. Dia juga tersedia untuk disewa bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan.
Sementara James menangani sisi tenaga kerja, Laura bekerja menjalankan akun sosial dan situs web.
Bisnis tersebut ternyata lebih sukses daripada yang bisa dibayangkan pasangan itu, dengan pasangan itu terus-menerus menerima pertanyaan baru.
Pasangan ini telah menambahkan layanan baru untuk periode Natal, menawarkan pemasangan lampu pesta, baik di dalam maupun di luar ruangan.
"Saya tidak pernah berharap untuk lepas landas sebanyak itu," kata Laura, seperti dikutip express.co.uk, Kamis (3/11/2022).
“Kami baru berjalan empat bulan dan sampai pada titik di mana ada begitu banyak pekerjaan yang datang sehingga James bekerja enam hari seminggu. Kami harus mulai menolak pekerjaan dan mengurangi jam kerja kami, jadi sekarang kami melakukannya Senin sampai Jumat, 09.00 pagi-17.00 sore," paparnya.
Lihat Juga :