Xi Jinping Pastikan China Akan Terus Dukung Pakistan untuk Pemulihan Ekonomi

Rabu, 02 November 2022 - 20:41 WIB
loading...
Xi Jinping Pastikan...
Xi Jinping Pastikan China Akan Terus Dukung Pakistan untuk Pemulihan Ekonomi. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Presiden Xi Jinping mengatakan, China akan terus mendukung Pakistan untuk membantu menstabilkan ekonominya. Hal itu diungkapkan Jinping saat ia menjamu Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Para pemimpin bertemu di Balai Besar Rakyat Beijing pada Rabu (2/11/2022), hari terakhir kunjungan dua hari Sharif ke China. Ini merupakan kunjungan yang pertama sejak ia menjabat pada bulan April lalu.

Baca: Pertama Kalinya dalam 4 Tahun, Pakistan Dihapus dari Daftar Pengawasan Pencucian Uang Global

Xi mengatakan, kedua tetangga harus meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC), sebuah proyek infrastruktur senilai USD60 miliar, serta mempercepat pekerjaan pembangunan pelabuhan Gwadar di provinsi Balochistan Pakistan.

Sementara itu, Sharif berterima kasih kepada Xi atas “bantuan tak ternilai dari China untuk bantuan dan rehabilitasi Pakistan” setelah banjir baru-baru ini, yang menewaskan lebih dari 1.700 orang dan mempengaruhi sekitar 33 juta orang.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya mengatakan para pemimpin berbicara tentang berbagai proyek "strategis penting", termasuk pekerjaan di CPEC dan pembangunan jalur kereta api.

Sharif juga mengatakan, Pakistan mendapat inspirasi dari pembangunan sosial ekonomi China dan tekad nasional untuk kemajuan dan kemakmuran, pernyataan itu menambahkan, mencatat bahwa perdana menteri telah menyampaikan undangan kepada Xi untuk berkunjung ke Pakistan.

Baca: PBB Masih Butuh Rp12,2 Triliun untuk Bantu Korban Banjir Pakistan

Kemudian pada hari Rabu, Sharif juga bertemu dengan mitranya dari China, Li Keqiang. Hubungan sekutu historis Pakistan dan China hanya tumbuh lebih kuat selama dekade terakhir, periode di mana hubungan Islamabad dengan Washington secara bertahap mendingin.

Sementara itu, Muhammad Faisal, seorang analis kebijakan luar negeri yang berbasis di Islamabad dan pengamat dekat hubungan Pakistan-China, mengatakan kunjungan Sharif merupakan penanda penting bagi Pakistan karena berusaha untuk mempertahankan pendekatan yang seimbang dalam menghadapi persaingan strategis yang meningkat antara China dan Amerika Serikat.

Faisal mengatakan, dia mengharapkan masalah yang berkaitan dengan Afghanistan dan India, yang telah muncul sebagai saingan regional terbesar Pakistan dan China, akan menjadi agenda utama dalam pembicaraan para pemimpin.

“Baik Islamabad dan Beijing memiliki kekhawatiran yang berbeda dengan tetangga ini,” kata Faisal kepada Al Jazeera. “Namun, keduanya terpaksa mengejar kerja sama untuk menyuntikkan stabilitas di lingkungan regional,” lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Pertama Kali di China,...
Pertama Kali di China, Xi Jinping Jabat Tiga Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved