Kapal Rusia Diserang Drone, Moskow Tutup Koridor Gandum Laut Hitam

Selasa, 01 November 2022 - 18:10 WIB
loading...
Kapal Rusia Diserang...
Pejabat Pusat Koordinasi Gabungan menaiki kapal kargo Mehmet Bey saat dia menunggu untuk melewati selat Bosphorus di lepas pantai Yenikapi saat pagi berkabut di Istanbul, Turki, 31 Oktober 2022. Foto/REUTERS/Mehmet Emin Calsikan
A A A
MOSKOW - Militer Rusia menutup "koridor gandum" yang digunakan untuk mengirimkan produk pertanian Ukraina melalui Laut Hitam.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menjelaskan langkah itu dipicu tindakan Kiev yang telah menggunakan rute tersebut untuk melancarkan serangan drone.

Pengumuman tersebut menyusul serangan pesawat tak berawak (drone) Ukraina, pada dini hari Sabtu pagi, yang merusak beberapa kapal Rusia yang digunakan untuk mengawasi Laut Hitam.

Baca juga: Anggota NATO Tingkatkan Level Siaga Militer karena Rusia

Moskow menyalahkan Inggris atas insiden itu, di dekat Sevastopol. Rusia mengatakan unit Angkatan Laut Inggris mendalangi operasi dari pelabuhan Ochakov. London telah menolak tuduhan itu.

“Setiap navigasi melalui koridor keamanan yang ditunjuk di bawah inisiatif (pengiriman gandum) Laut Hitam akan dihentikan sampai situasi di sekitar Ukraina … serangan teroris terhadap kapal militer dan sipil di Sevastopol dibersihkan,” ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Para pejabat juga mengatakan Kiev secara khusus berkomitmen tidak menggunakan koridor itu untuk tujuan militer.

Baca juga: Biden Ancam Pajak Baru untuk Akhiri Peraup Untung dari Perang

Pada saat yang sama, Moskow menyatakan Rusia tidak menarik diri dari kesepakatan tetapi hanya menangguhkannya untuk jangka waktu yang tidak terbatas.

Sebelumnya pada Senin, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia siap mengkompensasi hilangnya ekspor gandum Ukraina ke negara-negara miskin dari stoknya sendiri.

Dia juga memperingatkan kesepakatan biji-bijian telah menjadi "jauh lebih berisiko, berbahaya" sekarang karena Rusia tidak dapat menjamin keamanan maritim di perairan koridor biji-bijian yang ditunjuk.

“Rusia masih berhubungan dengan pihak lain, termasuk PBB dan Turki,” ungkap Peskov.

Dia menambahkan, bagaimanapun, Moskow belum siap diajak bicara untuk melanjutkan partisipasinya dalam kesepakatan itu.

Selusin kapal yang membawa gandum Ukraina diizinkan meninggalkan pelabuhan Turki pada Senin pagi. Pusat Koordinasi Gabungan (JCC) di Istanbul menyetujui rencana memeriksa 40 kapal lebih lanjut, meskipun ada keputusan Moskow menangguhkan kesepakatan.

Tidak jelas apakah Rusia akan menindaklanjuti rencananya sekarang.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved