Negara yang Terapkan Wajib Militer
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Thailand mewajibkan wajib militer bagi lelaki berusia 21-27 tahun. Bahkan peraturan ini juga berlaku bagi para transgender atau yang biasa disebutan lady boy. Satu hal yang membedakan Thailand dari wajib militer di negara lainnya adalah Thailand memberlakukan sistem lotere dan sukarela. Dengan sistem lotere, para peserta akan melakukan undian dengan mengambil bola, yang berwarna hitam atau merah. Jika hitam yang terambil, maka orang tersebut bisa bebas wamil. Sebaliknya, jika ia mendapatkan bola warna merah, maka ia harus menjalani wamil selama dua tahun.
6. Korea Utara
Pria dan wanita di Korea Utara sama-sama diikutsertakan dalam wajib militer. Pemberlakuan wajib militer di negara yang dipimpin Kim Jong-un ini dimulai sejak seseorang berusia 14 tahun. Sementara, penugasannya dilakukan saat 17 tahun dan berakhir di usia 30 tahun. Namun, khusus anak-anak dari elite politik bisa dikecualikan dari wajib militer. Awal adanya wajib militer di Korea Utara ini dimulai sebelum Perang Korea.
7. Brazil
Di Brazil, wajib militer dilakukan selama 10-12 bulan oleh lelaki yang sudah berusia 18 tahun. Hal ini berlaku pula bagi warga negara Brazil dalam rentang usia 18-45 tahun yang tinggal di luar negeri. Sementara, kaum perempuan dibebaskan dari kewajiban ini. Setelah mengikuti program tersebut, peserta wajib militer akan menerima Sertifikat Wajib Militer atau Certificado de Alistamento Militar (CAM).
8. Swiss
Program wajib militer di Swiss dilakukan selama 21 minggu. Warga negara yang wajib menjalaninya adalah pria yang sudah berusia 18 tahun. Namun, tak tertutup kemungkinan bagi perempuan untuk mendaftar sukarela, meskipun tidak terkena kewajiban mengikuti wajib militer. Bagi mereka yang memiliki keberatan ideologis atau konflik hati nurani dalam melakukan wajib militer, pemerintah Swiss membolehkan untuk memilih dinas sipil. Kenyataannya, lebih banyak warga negara yang melakukan dinas sipil dibandingkan wajib militer.
6. Korea Utara
Pria dan wanita di Korea Utara sama-sama diikutsertakan dalam wajib militer. Pemberlakuan wajib militer di negara yang dipimpin Kim Jong-un ini dimulai sejak seseorang berusia 14 tahun. Sementara, penugasannya dilakukan saat 17 tahun dan berakhir di usia 30 tahun. Namun, khusus anak-anak dari elite politik bisa dikecualikan dari wajib militer. Awal adanya wajib militer di Korea Utara ini dimulai sebelum Perang Korea.
7. Brazil
Di Brazil, wajib militer dilakukan selama 10-12 bulan oleh lelaki yang sudah berusia 18 tahun. Hal ini berlaku pula bagi warga negara Brazil dalam rentang usia 18-45 tahun yang tinggal di luar negeri. Sementara, kaum perempuan dibebaskan dari kewajiban ini. Setelah mengikuti program tersebut, peserta wajib militer akan menerima Sertifikat Wajib Militer atau Certificado de Alistamento Militar (CAM).
8. Swiss
Program wajib militer di Swiss dilakukan selama 21 minggu. Warga negara yang wajib menjalaninya adalah pria yang sudah berusia 18 tahun. Namun, tak tertutup kemungkinan bagi perempuan untuk mendaftar sukarela, meskipun tidak terkena kewajiban mengikuti wajib militer. Bagi mereka yang memiliki keberatan ideologis atau konflik hati nurani dalam melakukan wajib militer, pemerintah Swiss membolehkan untuk memilih dinas sipil. Kenyataannya, lebih banyak warga negara yang melakukan dinas sipil dibandingkan wajib militer.
(ian)
Lihat Juga :