Pakar PBB: Pendekatan 'Ala' Ukraina Diperlukan untuk Militer Myanmar

Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:47 WIB
loading...
A A A
“Pola respons masyarakat internasional terhadap kengerian ini tidak berubah,” ujar Andrews tentang situasi di dalam negeri.

“Dunia mengecewakan rakyat Myanmar, bagi saya tidak ada pertanyaan apa pun,” ia menambahkan. “Ada kekosongan kepemimpinan, di sini di PBB dan komunitas internasional,” ucapnya.

Andrews juga mengecam Malaysia karena mendeportasi puluhan warga negara Myanmar. Menurutnya, mereka akan menghadapi penyiksaan dan kemungkinan besar eksekusi.

Pihak berwenang Malaysia belum menanggapi permintaan komentar tentang deportasi yang dilaporkan.

“Ini keterlaluan. Itu tidak dapat diterima, dan itu merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional,” katanya.

Setelah Andrews memberi pengarahan kepada Komite Hak Asasi Manusia Majelis Umum PBB sebelumnya pada hari Rabu, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Gennady Kuzmin mempertanyakan laporan pelapor, dengan mengatakan itu “sering tidak didukung oleh fakta”.

“Bukan terserah Anda untuk mengatakan senjata siapa yang membunuh warga sipil, orang tua, wanita, anak-anak di seluruh dunia. Anda telah ditunjuk sebagai Pelapor Khusus untuk Myanmar, jadi berurusanlah dengan Myanmar daripada Ukraina,” kata Kuzmin kepada panitia.

Baca: Serangan Udaranya Hantam Konser Musik, Ini Pembelaan Junta Myanmar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Drone Ukraina Hancurkan...
Drone Ukraina Hancurkan Kilang Minyak Rusia
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
Pakistan Perintahkan...
Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved