4 Negara Muslim yang Pernah Memiliki Senjata Pemusnah Massal, Nomor 3 Masih Punya
Rabu, 26 Oktober 2022 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Federasi Ilmuwan Amerika (FAS), dari sekian negara yang memiliki senjata nuklir, Pakistan termasuk diantaranya yang telah meningkatkan stok hulu ledak nuklirnya seiring waktu.
Arms Control Association (ACA) yang berbasis di AS juga menyebut bahwa kekuatan nuklir Pakistan setidaknya mencakup empat rudal balistik jarak pendek serta dua rudal balistik jarak menengah.
4. Irak
Pada era kepemimpinan Saddam Hussein, Irak juga disebut memiliki sejumlah senjata kimia. Mengutip informasi dari laman History Today, Saddam muncul dari Perang Iran-Irak tahun 1980-1988 dan memiliki keyakinan terhadap senjata kimia.
Menurutnya, senjata ini menjadi satu satunya cara untuk menghalangi AS maju ke Baghdad setelah sebelumnya berhasil merebut Kuwait pada 1991. Dalam resolusi PBB yang disahkan pada 3 April 1991, sebagian besar menuntut Irak untuk segera menghancurkan senjata pemusnah massal yang dimilikinya.
Saat itu, Saddam Hussein disebut mencoba menyembunyikan beberapa diantaranya. Sehingga penghancuran secara sepihak pun terjadi setelah penyelidik PBB menemukan lebih banyak senjata dari yang dibicarakan.
Referensi:
-https://www.nti.org/countries/libya/
-https://www.armscontrol.org/factsheets/Timeline-of-Syrian-Chemical-Weapons-Activity
-https://www.reuters.com/world/asia-pacific/india-pakistans-nuclear-arsenals-2022-03-11/
-https://www.historytoday.com/what-did-happen-saddam%E2%80%99s-wmd
Arms Control Association (ACA) yang berbasis di AS juga menyebut bahwa kekuatan nuklir Pakistan setidaknya mencakup empat rudal balistik jarak pendek serta dua rudal balistik jarak menengah.
4. Irak
Pada era kepemimpinan Saddam Hussein, Irak juga disebut memiliki sejumlah senjata kimia. Mengutip informasi dari laman History Today, Saddam muncul dari Perang Iran-Irak tahun 1980-1988 dan memiliki keyakinan terhadap senjata kimia.
Menurutnya, senjata ini menjadi satu satunya cara untuk menghalangi AS maju ke Baghdad setelah sebelumnya berhasil merebut Kuwait pada 1991. Dalam resolusi PBB yang disahkan pada 3 April 1991, sebagian besar menuntut Irak untuk segera menghancurkan senjata pemusnah massal yang dimilikinya.
Saat itu, Saddam Hussein disebut mencoba menyembunyikan beberapa diantaranya. Sehingga penghancuran secara sepihak pun terjadi setelah penyelidik PBB menemukan lebih banyak senjata dari yang dibicarakan.
Referensi:
-https://www.nti.org/countries/libya/
-https://www.armscontrol.org/factsheets/Timeline-of-Syrian-Chemical-Weapons-Activity
-https://www.reuters.com/world/asia-pacific/india-pakistans-nuclear-arsenals-2022-03-11/
-https://www.historytoday.com/what-did-happen-saddam%E2%80%99s-wmd
(esn)
Lihat Juga :