Apa Itu Bom Kotor dan Mengapa Rusia Tuduh Ukraina Akan Menggunakannya?
Rabu, 26 Oktober 2022 - 00:10 WIB
loading...
A
A
A
“Semua orang memahami semuanya dengan baik, memahami siapa sumber dari segala hal kotor yang dapat dibayangkan dalam perang ini,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato malamnya pada 23 Oktober.
Gedung Putih mengatakan pada 24 Oktober bahwa pihaknya memantau sebaik mungkin setiap persiapan potensial untuk penggunaan bom kotor di Ukraina tetapi tidak melihat apa pun untuk menunjukkan penggunaan senjata semacam itu dalam waktu dekat.
Pengawas nuklir PBB mengatakan pada 24 Oktober bahwa pihaknya akan mengirim inspektur untuk mengunjungi dua lokasi nuklir di Ukraina setelah menerima permintaan untuk melakukannya dari pihak berwenang di Kiev.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan pihaknya mengetahui pernyataan yang dibuat oleh Federasi Rusia pada hari Minggu tentang dugaan kegiatan di dua lokasi nuklir di Ukraina. Pernyataan IAEA ini telah dirilis di situs webnya.
IAEA tidak memberikan rincian dari lokasi kedua situs tersebut.
Dalam sebuah tweet pada 24 Oktober, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan: “Tidak seperti Rusia, Ukraina selalu dan tetap transparan. Tidak ada yang kami sembunyikan."
Apakah Bom Kotor Itu Senjata Nuklir?
Tidak. Ledakan dari bom kotor dihasilkan oleh bahan peledak konvensional. Sedangkan ledakan dari senjata nuklir dihasilkan oleh reaksi nuklir, seperti bom atom yang dijatuhkan AS di Jepang pada Perang Dunia II.
“Sebuah bom nuklir menciptakan ledakan yang ribuan hingga jutaan kali lebih kuat daripada bahan peledak konvensional yang mungkin digunakan dalam bom kotor,” menurut lembar fakta dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS.
Menurut organisasi Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir (ICAN) ledakan dari senjata nuklir dapat meratakan seluruh kota. Misalnya, bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki pada tahun 1945 melenyapkan 2,6 mil persegi (6,2 kilometer persegi) kota.
Sedangkan bahan peledak konvensional dalam bom kotor hanya dapat meratakan atau merusak beberapa bangunan.
Sementara itu, menurut DHS, awan jamur dari ledakan nuklir dapat mencakup puluhan hingga ratusan mil persegi, menyebarkan partikel halus bahan nuklir—dampak radioaktif—di atas area itu.
Sebagian besar bahan radioaktif dari bom kotor, lanjut DHS, akan tersebar di beberapa blok kota atau beberapa mil persegi.
Apakah Bom Kotor Pernah Digunakan?
Gedung Putih mengatakan pada 24 Oktober bahwa pihaknya memantau sebaik mungkin setiap persiapan potensial untuk penggunaan bom kotor di Ukraina tetapi tidak melihat apa pun untuk menunjukkan penggunaan senjata semacam itu dalam waktu dekat.
Pengawas nuklir PBB mengatakan pada 24 Oktober bahwa pihaknya akan mengirim inspektur untuk mengunjungi dua lokasi nuklir di Ukraina setelah menerima permintaan untuk melakukannya dari pihak berwenang di Kiev.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan pihaknya mengetahui pernyataan yang dibuat oleh Federasi Rusia pada hari Minggu tentang dugaan kegiatan di dua lokasi nuklir di Ukraina. Pernyataan IAEA ini telah dirilis di situs webnya.
IAEA tidak memberikan rincian dari lokasi kedua situs tersebut.
Dalam sebuah tweet pada 24 Oktober, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan: “Tidak seperti Rusia, Ukraina selalu dan tetap transparan. Tidak ada yang kami sembunyikan."
Apakah Bom Kotor Itu Senjata Nuklir?
Tidak. Ledakan dari bom kotor dihasilkan oleh bahan peledak konvensional. Sedangkan ledakan dari senjata nuklir dihasilkan oleh reaksi nuklir, seperti bom atom yang dijatuhkan AS di Jepang pada Perang Dunia II.
“Sebuah bom nuklir menciptakan ledakan yang ribuan hingga jutaan kali lebih kuat daripada bahan peledak konvensional yang mungkin digunakan dalam bom kotor,” menurut lembar fakta dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS.
Menurut organisasi Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir (ICAN) ledakan dari senjata nuklir dapat meratakan seluruh kota. Misalnya, bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki pada tahun 1945 melenyapkan 2,6 mil persegi (6,2 kilometer persegi) kota.
Sedangkan bahan peledak konvensional dalam bom kotor hanya dapat meratakan atau merusak beberapa bangunan.
Sementara itu, menurut DHS, awan jamur dari ledakan nuklir dapat mencakup puluhan hingga ratusan mil persegi, menyebarkan partikel halus bahan nuklir—dampak radioaktif—di atas area itu.
Sebagian besar bahan radioaktif dari bom kotor, lanjut DHS, akan tersebar di beberapa blok kota atau beberapa mil persegi.
Apakah Bom Kotor Pernah Digunakan?
Lihat Juga :