Apa Itu Bom Kotor dan Mengapa Rusia Tuduh Ukraina Akan Menggunakannya?

Rabu, 26 Oktober 2022 - 00:10 WIB
loading...
Apa Itu Bom Kotor dan...
Rusia klaim Ukraina bersiap menggunakan bom kotor dalam perang yang kemudian dituduhkan pada pasukan Moskow. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia menuduh Ukraina berencana menggunakan apa yang disebut "bom kotor", tuduhan yang dibantah oleh Kiev dan sekutu Barat-nya sebagai operasi bendera palsu yang dapat digunakan Moskow sebagai dalih untuk meningkatkan perangnya.

Bom kotor adalah senjata yang menggabungkan bahan peledak konvensional seperti dinamit dan bahan radioaktif seperti uranium.

Hal ini sering disebut sebagai senjata teroris, bukan negara, karena dirancang untuk menyebarkan ketakutan dan kepanikan daripada menghilangkan target militer.

Pejabat Ukraina telah berulang kali membantah tuduhan Moskow. Kementerian Luar Negeri di Kiev bahkan mengundang inspektur PBB untuk berkunjung guna menunjukkan bahwa mereka tidak menyembunyikan apa pun.

Apa yang Dituduhkan Rusia?

Tanpa memberikan bukti apa pun, Moskow mengeklaim ada lembaga ilmiah di Ukraina yang menampung teknologi yang dibutuhkan untuk membuat bom kotor—dan menuduh Kiev berencana menggunakannya.

Baca juga: Jenderal Rusia: Situasi Menuju Eskalasi Tak Terkendali, Ukraina Diduga Siapkan 'Bom Kotor'

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah briefing pada 24 Oktober bahwa pihaknya memiliki informasi yang menunjukkan Kiev sedang merencanakan provokasi terkait dengan ledakan bom kotor.

“Tujuan dari provokasi ini adalah untuk menuduh Rusia menggunakan senjata pemusnah massal di teater operasi Ukraina dan dengan demikian meluncurkan kampanye anti-Rusia yang kuat di dunia yang bertujuan untuk merusak kepercayaan di Moskow,” kata Igor Kirillov, kepala Pasukan Pasukan Perlindungan Radiasi Kimia dan Biologis Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu membuat klaim serupa dalam panggilan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin pada 23 Oktober, menurut seorang pejabat AS yang mengetahui percakapan tersebut.

Shoigu juga membuat komentar senada kepada Menteri Pertahanan Prancis dan Inggris.

Rusia, seperti dikutip Reuters, berencana untuk mengajukan tuduhannya terhadap Ukraina di Dewan Keamanan PBB pada Selasa (25/10/2022).

Bagaimana Respons Dunia?

Tuduhan Rusia telah dibantah keras oleh Ukraina, Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa dan NATO, yang pada gilirannya menuduh Moskow mencoba meluncurkan operasi bendera palsunya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved