Semenanjung Korea Memanas, Korut Telah Selesaikan Persiapan Uji Coba Nuklir

Selasa, 25 Oktober 2022 - 15:10 WIB
loading...
Semenanjung Korea Memanas,...
Korea Utara (Korut) dilaporkan telah menyelesaikan persiapan uji coba nuklir. Foto/Ilustrasi
A A A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol mengatakan Korea Utara (Korut) telah menyelesaikan persiapan untuk uji coba nuklir. Situasi ini memicu kekhawatiran Pyongyang akan meledakkan perangkat nuklir pertamanya dalam lima tahun terakhir akan segera terjadi.

“Kami menilai bahwa mereka telah menyelesaikan persiapan untuk uji coba nuklir ketujuh,” kata Yeol kepada parlemen Korsel seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (25/10/2022).

Ia menambahkan bahwa rezim Kim Jong-un telah membela penggunaan senjata nuklir secara preemptive.

Baca: Memanas, Korut dan Korsel Saling Lepaskan Tembakan di Perbatasan

Amerika Serikat (AS), Korsel dan Jepang semuanya telah menjanjikan hukuman yang keras dan terpadu untuk uji coba nuklir Korut, yang akan melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Presiden Joe Biden, John Kirby, mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa AS percaya bahwa Korut dapat melakukan uji coba nuklir kapan saja.

Dorongan AS untuk mengisolasi Rusia atas perang Vladimir Putin di Ukraina, ditambah dengan meningkatnya permusuhan terhadap China, telah memungkinkan Kim Jong-un untuk memperkuat penangkal nuklirnya tanpa takut menghadapi lebih banyak sanksi di Dewan Keamanan PBB.

Baca: Jong-un Kirim Ucapan Selamat pada Xi Jinping, Berharap Hubungan yang Lebih Indah

Hampir tidak ada kemungkinan Rusia atau China, yang memiliki hak veto di dewan, akan mendukung tindakan apa pun terhadap Korut, seperti yang mereka lakukan pada tahun 2017 setelah serangkaian uji coba senjata yang mendorong mantan Presiden Donald Trump untuk memperingatkan "api dan kemarahan."

Kim Jong-un, yang terakhir meluncurkan perangkat nuklir pada tahun 2017, mungkin ingin melakukan tes untuk meningkatkan kemampuan negaranya untuk mengecilkan hulu ledak agar sesuai dengan rudal barunya yang dirancang untuk menyerang Korsel dan Jepang, yang menampung sebagian besar pasukan Amerika di Asia.

Diktator muda Korut itu juga ingin meningkatkan kekuatan perangkat nuklir yang akan dipasang pada roket jarak jauh yang dirancang untuk menghantam daratan AS.

Baca: AS Kerahkan Pesawat Pengebom B-1B ke Guam di Tengah Prospek Tes Bom Nuklir Korut

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Berita Terkini
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved