Jet Tempur Siluman F-35 AS Jatuh di Utah, Pilot Selamat

Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:17 WIB
loading...
A A A
Undang-undang AS dan peraturan akuisisi Pentagon melarang penggunaan logam atau paduan khusus buatan China, Iran, Korea Utara, atau Rusia.

Badan Manajemen Kontrak Pertahanan melaporkan pelanggaran tersebut ke Kantor Program F-35 pada 19 Agustus. Satu dekade lalu, Pentagon memberikan pengabaian kepada Honeywell untuk menggunakan magnet China di komponen F-35 lainnya, dengan mengatakan program tersebut, yang sudah dilanda penundaan dan pembengkakan biaya, akan lebih diperlambat.

Bagian itu tidak memiliki cacat teknis dan tidak menimbulkan risiko keamanan bagi pesawat tempur siluman top AS atau 8 juta baris kode perangkat lunaknya. Sebaliknya, itu adalah pertanyaan tentang keamanan rantai pasokan dan mengapa paduan terlarang tidak terdeteksi oleh Honeywell.

Penilaian Pentagon bahwa China merupakan ancaman terbesar bagi AS secara global hanya menambah tantangan. Ketika penghentian pengiriman diumumkan, Honeywell mengatakan sedang bekerja dengan Pentagon dan Lockheed Martin.

"Dan berkomitmen untuk memasok produk berkualitas tinggi yang memenuhi atau melampaui semua persyaratan kontrak pelanggan," katanya. Juru bicaranya, Adam Kress, mengatakan perusahaan tidak memiliki komentar tambahan.

Perangkat yang dimaksud adalah magnet yang terdapat dalam mesin turbo Honeywell yang mengintegrasikan unit daya tambahan pesawat dan mesin siklus udara ke dalam satu peralatan yang menyediakan daya listrik untuk pemeliharaan di darat, penyalaan mesin utama, dan daya darurat.

"Ini termasuk paduan kobalt dan samarium, yang baru-baru ini ditentukan untuk diproduksi di Republik Rakyat China dan dimagnetisasi di AS," kata Kantor Program F-35.

"Itu diberikan kepada subkontraktor Honeywell oleh pemasok tingkat bawah,” imbuh Lockheed Martin.

“Kami bekerja dengan mitra kami dan Departemen Pertahanan untuk memastikan kepatuhan kontrak dalam rantai pasokan,” kata juru bicara Lockheed Martin Laura Siebert dalam pernyataannya.

"Kami bekerja dengan DOD [Departemen Pertahanan] untuk menyelesaikan masalah secepat mungkin untuk melanjutkan pengiriman."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved