Australia Batal Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Zionis Kesal
Selasa, 18 Oktober 2022 - 13:33 WIB
loading...
Rezim Zionis kesal setelah Australia memutuskan akan membatalkan pengakuannya tentang Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Rezim Zionis kesal setelah pemerintah Australia memutuskan akan membatalkan pengakuannya tentang Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel .
Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid pada Selasa (18/10/2022) menggambarkan langkah Canberra itu sebagai "tanggapan yang tergesa-gesa".
"Kami hanya bisa berharap bahwa pemerintah Australia mengelola hal-hal lain dengan lebih serius dan profesional," kata PM Lapid, seperti dikutip AFP.
"Yerusalem adalah Ibu Kota Israel yang abadi dan bersatu dan tidak ada yang akan mengubah itu," imbuh Lapid dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantornya.
Baca juga: Mengejutkan, Australia Akan Batalkan Pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan telah memanggil duta besar Australia untuk mengajukan protes resmi.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengonfirmasi bahwa pemerintah akan membatalkan pengakuan tentang status Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Menurut Wong, pengakuan itu dibuat pemerintah sebelumnya—era Perdana Menteri Scott Morrison—sebagai "permainan sinis" demi meraih kursi dalam pemilu.
Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid pada Selasa (18/10/2022) menggambarkan langkah Canberra itu sebagai "tanggapan yang tergesa-gesa".
"Kami hanya bisa berharap bahwa pemerintah Australia mengelola hal-hal lain dengan lebih serius dan profesional," kata PM Lapid, seperti dikutip AFP.
"Yerusalem adalah Ibu Kota Israel yang abadi dan bersatu dan tidak ada yang akan mengubah itu," imbuh Lapid dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantornya.
Baca juga: Mengejutkan, Australia Akan Batalkan Pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan telah memanggil duta besar Australia untuk mengajukan protes resmi.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengonfirmasi bahwa pemerintah akan membatalkan pengakuan tentang status Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Menurut Wong, pengakuan itu dibuat pemerintah sebelumnya—era Perdana Menteri Scott Morrison—sebagai "permainan sinis" demi meraih kursi dalam pemilu.
Lihat Juga :