Sejarah Pembuatan Jembatan Crimea, Jembatan yang Dibom Ukraina Baru-baru Ini

Minggu, 16 Oktober 2022 - 21:25 WIB
loading...
Sejarah Pembuatan Jembatan...
Sejarah Pembuatan Jembatan Crimea, Jembatan yang Dibom Ukraina Baru-baru Ini. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Ledakan dahsyat baru saja terjadi di Jembatan Crimea yang juga dikenal sebagai “Jembatan Kerch” pada Sabtu pagi. Ini merupakan rute pasokan utama untuk Rusia yang dibangun setelah mencaplok Crimea pada tahun 2014.

Jembatan Crimea diresmikan pada 15 Mei 2018. Awalnya jembatan ini dibuka untuk mobil pada 16 Mei dan untuk truk 1 Oktober. Jalur kereta api pada jembatan ini diresmikan pada 23 Desember 2019 dan kereta penumpang yang berjadwal pertama melintasi jembatan dua hari kemudian.

Baca: Rusia Ciduk Warga Ukraina dan Armenia Terkait Pengeboman Jembatan Crimea

Proposal untuk membuat jembatan yang melintasi Selat Kerch ini dipertimbangkan sejak awal abad ke-20 dan seterusnya. Konstruksi jalan raya dan jembatan kereta api yang digabung ini, dimulai pada April 1943. Sebelum selesai dibangun, jembatan itu pasukan Jerman yang mundur meledakkan bagian jembatan yang sudah selesai da menghancurkan kereta gantung.

Uni Soviet membangun sekitar 4,5 km jembatan kereta api yang melintasi selat pada tahun 1944. Jembatan ini, rancangannya tidak secara permanen dan dirusak oleh kesalahan teknis seperti desain dan konstruksinya, lalu dihancurkan oleh aliran es pada Februari 1945.

Setelah itu, sebuah proposal diajukan untuk memperbaiki jembatan tetapi proposal itu ditolak lalu diganti dengan desain jembatan permanen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Berita Terkini
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved