Waduh! Nenek di Jerman Bentuk Sel Teror dan Rencanakan Kudeta

Minggu, 16 Oktober 2022 - 09:04 WIB
loading...
Waduh! Nenek di Jerman...
Seorang nenek di Jerman membentuk sel teror dan merencanakan kudeta. Foto/Telegraph
A A A
BERLIN - Polisi Jerman menangkap seorang wanita berusia 75 tahun yang diduga merencanakan untuk melakukan kudeta dan memulihkah rezim monarki. Hal itu dikonfirmasi oleh otoritas negara itu pada Kamis lalu.

Menurut polisi di barat daya Rhineland-Palatinate, Elisabeth R, yang nama lengkapnya tidak diungkapkan, diduga sebagai biang keladi dari sel teror. Kelompok tersebut diduga berencana untuk menyebabkan "kondisi seperti perang saudara" di Jerman dengan menyabotase infrastruktur energinya.

"Pemadaman listrik yang meluas dimaksudkan untuk membantu pemberontak menggulingkan pemerintah demokratis negara itu," kata otoritas keamanan setempat seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (16/10/2022).

Baca: Merkel Bela Kesepakatan Gas Rusia yang Sangat Rasional

Kelompok itu juga tampaknya berusaha untuk menculik menteri kesehatan Jerman, Karl Lauterbach, “mungkin membunuh pengawalnya” dalam prosesnya. Politisi itu tidak populer di kalangan sayap kanan Jerman karena penegakan ketat pembatasan Covid-19 selama pandemi.

Tersangka ditangkap pada hari Kamis di rumahnya di Saxony di timur negara itu. Pada hari Jumat, Elisabeth, yang telah dijuluki 'nenek teror' oleh majalah Bild, dibawa ke pengadilan federal di Karlsruhe, barat daya Jerman. Di sana, dia difoto saat dia keluar dari helikopter hanya dengan memegang kantong kertas.

Surat perintah penangkapan menyatakan bahwa Elisabeth R telah terlibat dalam kegiatan perekrutan dan mengkoordinasikan kelompok tersebut, memberikan perintah kepada anggota untuk mendapatkan bahan peledak dan senjata, sambil menyebutkan kerangka waktu tertentu untuk melaksanakan rencananya.

Baca: Besok, Masjid Besar Cologne di Jerman Kumandangkan Adzan Perdana

Menurut Sueddeutsche Zeitung, tersangka, yang diyakini sebagai pensiunan guru, bertanggung jawab atas apa yang disebut gerakan Reichsburger, yang menyangkal keberadaan negara Jerman modern. Dalam satu contoh, dia menandatangani surat terbuka, dengan alasan bahwa Perjanjian Versailles 1919, yang mengakhiri Perang Dunia Pertama, adalah ilegal, dan warga negara itu masih tinggal di Reich Jerman berdasarkan Konstitusi 1871.

Elisabeth R ditangkap setelah polisi Jerman menahan empat anggota lain yang terkait dengan rencana tersebut pada bulan April. Saat itu, polisi menemukan senjata Kalashnikov dan seragam SS Nazi di salah satu rumah tersangka.

Mengomentari insiden itu, Lauterbach mengatakan: “Ini adalah minoritas kecil di masyarakat kita, tetapi mereka sangat berbahaya.”

Baca: Duh Senangnya, Ukraina Terima Unit Pertama Sistem Pertahanan Udara Jerman IRIS-T

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved