Banyak Warga Menolak Vaksinasi, AS Sulit Capai Kekebalan Kelompok

Senin, 06 Juli 2020 - 04:49 WIB
loading...
Banyak Warga Menolak...
Banyak Warga Menolak Vaksinasi, AS Sulit Capai Kekebalan Kelompok
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak mungkin mencapai kekebalan kelompok untuk virus Corona jika terlalu banyak orang menolak untuk divaksinasi. Hal itu disampaikan pakar penyakit menular AS, Anthony Fauci.

Berbagai jajak pendapat telah dilakukan di AS yang menunjukkan bahwa banyak warga AS yang akan menolak untuk divaksin jika sudah tersedia. Pada bulan Mei, satu jajak pendapat yang dilakukan oleh YouGov menemukan bahwa 19 persen akan menolak vaksin, sementara 26 persen tidak yakin apakah mereka akan divaksin.

"Itu adalah salah satu alasan mengapa kita harus memastikan bahwa kita melibatkan masyarakat," kata Fauci dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya.

(Baca: Klaim Terdepan Hadapi Covid-19, Trump: AS akan Miliki Vaksin Sebelum Akhir Tahun )

"Ada perasaan anti-sains anti-vaksin anti-sains yang umum di antara beberapa orang di negara ini, persentase yang sangat besar dari orang-orang yang relatif berbicara," sambungnya.

Jawaban Fauci mengikuti pertanyaan tentang seberapa efektif vaksin potensial. Tidak ada vaksin yang 100 persen efektif dalam mencegah infeksi; CDC, misalnya, memperkirakan bahwa vaksin flu hanya 40-60 persen efektif.

“Yang terbaik yang pernah kami lakukan adalah campak, yang 97-98 persen efektif. Itu akan luar biasa jika kita sampai di sana, saya tidak (berpikir) kita akan melakukannya. Saya akan menerima 70-75 persen vaksin efektif, karena itu akan membawa Anda ke tingkat yang akan menjadi tingkat kekebalan kelompok," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
12 Negara yang Menolak...
12 Negara yang Menolak Ide Relokasi Warga Gaza oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved