Pejabat Malaysia Keturunan Bugis

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Najib Razak mempunyai nama lengkap Dato’ Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia sejak 2009-2018. Diketahui, leluhur Najib Razak adalah Karaeng Aji, keturunan Raja Gowa dari Sulawesi Selatan. Najib tercatat pernah menempuh studi di Institusi St John, Kuala Lumpur dan Malvern Boys’s College di Worchestershire, Inggris.

Ia memulai karier politiknya ketika berusia 23 tahun. Ia pernah menjadi Wakil Menteri Tenaga, Telekom dan Pos pada 1978. Tahun 1982-1986, Najib menjadi Menteri Besar Pahang. Beberapa jabatan pernah diemban Najib, seperti Pemangku Ketua Pergerakan UMNO pada 1987, Wakil Ketua Pemuda UMNO pada 1982. Pada 2004, Najib dilantik sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia.

Lalu pada 2009, Najib menjadi Perdana Menteri Malysia menggantikan Abdullah Ahmad Badawi yang mengundurkan diri. Pada 2020, Najib divonis 12 tahun penjara dan denda 210 juta ringgit atau sekitar Rp725,5 miliar atas skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Baca: Konflik Politik Berlanjut, Perdana Menteri Malaysia Umumkan Pemilu Dipercepat

3. Tun Haji Abdul Razak (Perdana Menteri Malaysia Periode 1970-1976)

Tun Haji Abdul Razak lahir di Pahang, Malaysia, 11 Maret 1922. Ia adalah Perdana Menteri Malaysia periode 1970-1976. Tun Haji Abdul Razak merupakan anak sulung Dato’Hussein bin Mohd Taib serta Hajah The Fatimah binti Daud. Diketahui, ia mempunyai darah bangsawan Bugis. Pada 1934, ia mendapat pendidikan di Sekolah Tinggi Melalyu Kuala Langsar.

Mendapat beasiswa, Tun Haji Abdul Razak meneruskan pendidikan ke Sekolah Tinggi Raffles, Singapura. Kemudian pada 1947, ia mendapat beasiswa Konfrontasi dan melanjutkan ke Inggris. Pada 1950, ia menerima Degree of an utter Barrister atau gelar pengacara dari Lincoln's Inn. Tun Haji Abdul Razak memulai karier politiknya sebagai Ketua Pemuda Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) pada 1950. Pada 1952, ia menjadi Sekretaris Kerjaan Barat.

Ketika berusia 33 tahun, ia menjadi Menteri Besar Pahang pada 1955. Pada 1955, ia dilantik menjadi Menteri Pendidikan. Tun Haji Abdul Razak pernah mengemban beberapa jabatan, seperti Menteri Pembangunan Luar Kota, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Menteri Pertahanan Malaysia. Pada 1970, Tun Haji Abdul Razak menggantikan Tunku Abdul Rahman Putra sebagai Perdana Menteri Malaysia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Meteor yang Tabrak Atmosfer...
Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah
Rekomendasi
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved