Konflik Politik Berlanjut, Perdana Menteri Malaysia Umumkan Pemilu Dipercepat

Senin, 10 Oktober 2022 - 17:09 WIB
loading...
Konflik Politik Berlanjut,...
Pelanggan restoran menyaksikan pengumuman Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob membubarkan parlemen dan menyerukan pemilihan umum di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Oktober 2022. Foto/REUTERS/Hasnoor Hussain
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yaakob menyerukan pemilihan lebih cepat setelah berbulan-bulan pertikaian politik di antara para politisi dalam koalisi berkuasa.

Berbicara di televisi pemerintah pada Senin (10/10/2022), Ismail Sabri mengatakan tanggal pemilu, yang harus diadakan dalam waktu 60 hari setelah pembubaran parlemen, akan diumumkan komisi pemilihan.

Pemilu itu seharusnya tidak akan berlangsung hingga September tahun depan, tetapi Malaysia telah terbelah oleh perebutan kekuasaan politik sejak Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) digulingkan pada Mei 2018.

Baca juga: Zelensky: Rusia Mencoba Menghapus Kami dari Muka Bumi

Pada 2018, UMNO pertama kali dicabut dari kekuasaan dalam lebih dari 60 tahun akibat skandal bernilai miliaran dolar di 1MDB di mana mantan Perdana Menteri Najib Razak telah dipenjara.

Ismail Sabri adalah salah satu wakil presiden UMNO dan telah berkuasa dalam aliansi yang goyah dengan partai-partai lain yang mewakili mayoritas etnis Melayu sejak Agustus 2021.

Namun Najib, dan Presiden Partai Ahmad Zahid Hamidi, yang juga diadili karena korupsi, tetap berpengaruh. Zahid telah mendorong agar pemilu dimajukan.

Baca juga: Trump Peringatkan Perundingan Damai Ukraina-Rusia Segera atau Pecah Perang Dunia III
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Perdana Menteri Lebanon...
Perdana Menteri Lebanon Nyatakan Perang Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved