USS Gerald R Ford, Kapal Induk Tercanggih AS Rp199 Triliun tapi Tanpa Jet Siluman F-35

Rabu, 12 Oktober 2022 - 01:00 WIB
loading...
A A A
Perubahan dari sistem ketapel bertenaga uap ke sistem elektromagnetik berarti kru yang mengelola sistem yang meluncurkan dan memulihkan pesawat tidak bekerja dalam kondisi suhu tinggi karena sistem baru menggunakan komputer.

Kapal secara keseluruhan lebih dingin, menurut Hensy, karena pabrik pendingin udara "jauh lebih besar" yang memiliki kapasitas pendinginan untuk menangani sistem masa depan.

Selama kunjungan dengan wartawan, kru juga menunjukkan bagaimana perubahan dek penerbangan dimaksudkan untuk membuat operasi lebih efisien.

Orang yang bertanggung jawab atas operasi penerbangan di USS Gerald R Ford, komandan John Peterson, mengatakan satu perbedaan yang terlihat adalah stasiun pengisian bahan bakar di dek.

"Kami tidak lagi membawa selang melintasi geladak," kata Peterson.

"Saat kami memindahkan pesawat di sekitar dek penerbangan, kami dapat mengisi bahan bakar pesawat pada saat yang sama tanpa harus khawatir memindahkan selang sehingga kami bisa membuat pesawat meluncur."

Untuk pengerahan perdananya, USS Gerald R Ford, sekitar 60 pesawat Angkatan Laut—berbagai macam jet super hornet F-18, E-18G Growler, E-2D Hawkeyes dan helikopter MH-60—diangkut.

Laksamana Muda Gregory Huffman, komandan Kelompok Penyerang USS Gerald R Ford, mengatakan: "Pengerahan ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang bagaimana Ford, dengan kemampuan barunya, akan dapat berinteraksi dengan kapal yang berbeda dan mungkin mengubah cara kami melakukan taktik dari perspektif gambaran besar."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved