Senator Amerika Ancam Arab Saudi karena Melawan AS soal Minyak
Senin, 10 Oktober 2022 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Selain memikirkan kembali hubungan AS dengan Arab Saudi, Murphy juga fokus pada Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto negara itu, yang ditemui Biden pada bulan Juli lalu dalam negosiasi yang menarik pengawasan mengingat bahwa intelijen AS telah menilai Mohammed bin Salman menyetujui pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul.
Pangeran Mohammed bin Salman mengeklaim dia tidak terlibat, meskipun Biden mengatakan dia mengangkat masalah itu pada pertemuan mereka musim panas ini.
Komentar Senator Murphy pada hari Minggu mengikuti seruan serupa dari politisi Partai Demokrat lainnya minggu lalu untuk semacam hukuman setelah pengurangan produksi minyak Arab Saudi.
Trio anggota Parlemen Partai Demokrat telah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk menarik seluruh pasukan dan peralatan militer AS dari Arab Saudi.
"Banyak yang berpendapat bahwa kami harus 'memperbaiki' hubungan kami dengan mitra Teluk kami untuk memenangkan kerja sama mereka dalam menstabilkan pasar energi global setelah invasi Rusia, dan Presiden Biden melakukan segala upaya untuk melakukannya, sejauh bertemu dengan Putra Mahkota Saudi secara pribadi di Riyadh, terlepas dari perannya dalam pembunuhan Jamal Khashoggi," kata trio politisi Demokrat; Sean Casten, Tom Malinowski, dan Susan Wild.
"Sudah waktunya bagi Amerika Serikat untuk kembali bertindak seperti negara adidaya dalam hubungan kami dengan negara-negara klien kami di Teluk. Mereka telah membuat pilihan dan harus hidup dengan konsekuensinya. Pasukan dan peralatan militer kami dibutuhkan di tempat lain," imbuh mereka.
Pangeran Mohammed bin Salman mengeklaim dia tidak terlibat, meskipun Biden mengatakan dia mengangkat masalah itu pada pertemuan mereka musim panas ini.
Komentar Senator Murphy pada hari Minggu mengikuti seruan serupa dari politisi Partai Demokrat lainnya minggu lalu untuk semacam hukuman setelah pengurangan produksi minyak Arab Saudi.
Trio anggota Parlemen Partai Demokrat telah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk menarik seluruh pasukan dan peralatan militer AS dari Arab Saudi.
"Banyak yang berpendapat bahwa kami harus 'memperbaiki' hubungan kami dengan mitra Teluk kami untuk memenangkan kerja sama mereka dalam menstabilkan pasar energi global setelah invasi Rusia, dan Presiden Biden melakukan segala upaya untuk melakukannya, sejauh bertemu dengan Putra Mahkota Saudi secara pribadi di Riyadh, terlepas dari perannya dalam pembunuhan Jamal Khashoggi," kata trio politisi Demokrat; Sean Casten, Tom Malinowski, dan Susan Wild.
"Sudah waktunya bagi Amerika Serikat untuk kembali bertindak seperti negara adidaya dalam hubungan kami dengan negara-negara klien kami di Teluk. Mereka telah membuat pilihan dan harus hidup dengan konsekuensinya. Pasukan dan peralatan militer kami dibutuhkan di tempat lain," imbuh mereka.
(min)
Lihat Juga :