Kremlin Tuduh Zelensky Coba Picu Perang Dunia III

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 05:27 WIB
loading...
Kremlin Tuduh Zelensky...
Kremlin menuduh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky coba memicu Perang Dunia III dengan menyerukan NATO untuk menyerang Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Kremlin menuduh Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mencoba memicu perang dunia ketiga, setelah dia menuntut agar NATO melakukan serangan preventif terhadap Rusia untuk mencegah penggunaan senjata nuklir.

Sebelumnya, berbicara kepada Australian Lowy Institute pada hari Kamis, Zelensky menyatakan bahwa NATO harus memastikan Moskow tidak menggunakan nuklir untuk melawan pasukan Kiev. Untuk melakukan ini, dia meminta blok militer pimpinan Amerika Serikat (AS) itu dan komunitas internasional untuk melakukan serangan preventif terhadap Rusia sehingga Moskow "tahu apa yang menanti" jika memutuskan untuk menggunakannya.

“Apa yang harus NATO lakukan? Hilangkan kemungkinan Rusia menggunakan senjata nuklir,” kata Zelensky selama konferensi online.

“Saya sekali lagi mengimbau masyarakat internasional, seperti sebelum 24 Februari: serangan pendahuluan sehingga mereka (Rusia) tahu apa yang akan terjadi pada mereka jika mereka menggunakannya, dan bukan sebaliknya,” imbuhnya.

Moskow mengecam saran Zelensky, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada Sputnik bahwa pernyataan Zelensky tentang "serangan preventif" terhadap Rusia tidak dapat diabaikan oleh komunitas internasional, karena mereka tidak kekurangan seruan untuk memulai Perang Dunia yang akan membawa dampak bencana.

Peskov menekankan bahwa AS dan Inggris, yang "secara de facto menjalankan Kiev," harus bertanggung jawab atas pernyataan Zelensky.

Baca: Cemas dengan Ancaman Putin, Polandia Minta Bom Nuklir AS

"Ini adalah negara-negara (AS dan Inggris) yang secara de facto mengarahkan (Kiev), mengelola kegiatan (nya) dan berbicara tentang niat (mereka) untuk mempertahankan (Ukraina) sampai akhir. Oleh karena itu, mereka bertanggung jawab dan harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan dan pernyataan orang ini dan rezim ini," kata juru bicara Kremlin itu seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (7/10/2022).

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menuduh Zelensky mencoba memprovokasi perang nuklir. Juru bicara kementerian itu, Maria Zakharova, menyebut Zelensky sebagai pemimpin boneka yang tidak stabil dan telah berubah menjadi monster.

"Setiap orang di planet ini harus menyadari bahwa Zelensky, boneka dan karakter tidak stabil yang telah dipompa dengan senjata, telah berubah menjadi monster, yang dapat digunakan untuk menghancurkan planet ini," tulis Zakharova di saluran Telegramnya.

Bereaksi terhadap pernyataan presiden Ukraina, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyerukan "kraniotomi pencegahan" pada Zelensky.

"Zelensky mengumumkan perlunya serangan nuklir preventif di Rusia. Psikiater harus melakukan kraniotomi pencegahan pada idiot ini sebelum dia menyebabkan lebih banyak masalah bagi rakyatnya dan orang lain," tulisnya di Telegram.

Berpidato pada 21 September, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Barat telah melewati setiap garis dalam kebijakan anti-Rusia dan terpaksa melakukan pemerasan nuklir terhadap Moskow.

Baca: Desak Putin Perang Nuklir, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Jadi Jenderal

Dia menunjukkan bahwa itu bukan hanya tentang penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye atau Zaporizhzhia yang didorong oleh negara-negara Barat, tetapi juga tentang pernyataan sejumlah perwakilan negara-negara NATO terkemuka tentang kemungkinan penggunaan senjata nuklir terhadap Rusia.

"Beberapa politisi yang tidak bertanggung jawab di Barat berbicara tentang rencana untuk mengatur pasokan senjata ofensif jarak jauh ke Ukraina, sistem yang mampu meluncurkan serangan terhadap Crimea dan wilayah lain di Rusia," kata Putin.

Putin kemudian memperingatkan bahwa jika integritas teritorial Rusia terancam, Moskow akan menggunakan segala cara, termasuk senjata nuklir.

"Ini bukan gertakan," tegas Presiden Rusia itu.

Putin telah berulang kali mengatakan bahwa tidak mungkin ada pemenang dalam perang nuklir, dan itu tidak boleh dilepaskan, mencatat bahwa Rusia secara konsisten mengikuti surat dan semangat Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Baca: Terus Bantu Ukraina, Rusia Peringatkan AS Risiko Bentrokan Secara Langsung

Skenario di mana Rusia secara teoritis dapat menggunakan senjata nuklir diatur dalam doktrin militer Rusia dan dalam Prinsip Kebijakan Negara tentang Pencegahan Nuklir.

Menurut dokumen tersebut, penggunaan nuklir dimungkinkan jika terjadi agresi terhadap Rusia atau sekutunya dengan penggunaan senjata pemusnah massal, atau agresi dengan penggunaan senjata konvensional, ketika keberadaan negara itu sendiri terancam.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved