Awan Jamur Raksasa Muncul di Kota Dosa Amerika, Dikira Bom Nuklir

Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:25 WIB
loading...
Awan Jamur Raksasa Muncul di Kota Dosa Amerika, Dikira Bom Nuklir
Awan jamur raksasa muncul di Las Vegas, wilayah yang dijuluki kota dosa di Amerika Serikat. Orang-orang sempat mengira awan itu hasil dari uji coba bom nuklir. Foto/Twitter @Interest_mild
A A A
LAS VEGAS - Publik Las Vegas, Amerika Serikat (AS), dikejutkan dengan munculnya awan jamur raksasa pada hari Minggu. Orang-orang mengira kemunculan awan berwarna oranye di wilayah berjuluk "kota dosa" itu sebagai uji coba bom nuklir.

Awan jamur itu bewarna oranye menyala dan menimbulkan kesan seram karena efek sinar matahari terbenam yang menyorotnya dengan berbagai gradasi warna jingga.

Awan petir dapat berbentuk seperti jamur ketika arus ke atas menarik mereka ke ketinggian yang lebih tinggi tetapi tidak ada angin kencang yang menerbangkannya.
Awan Jamur Raksasa Muncul di Kota Dosa Amerika, Dikira Bom Nuklir

Foto/Twitter @GaiChicken

Para warga Las Vegas berbagi foto awan jamur tersebut dengan bertanya-tanya.

"Awan Jamur atau Nah? POV: Las Vegas Arts District," tulis warga pengguna akun Twitter @GaiChicken.

"Apa ini?! Di Las Vegas!!! Awan jamur?" tulis pengguna akun Twitter @KoffeeKeno yang ikut berbagi foto.

Pengguna akun @LasVegasLocally berkomentar: "Ketika Anda tinggal di kota 65 mil dari lokasi uji coba bom nuklir, awan berbentuk aneh bisa membuat stres."

Kantor Layanan Cuaca Nasional San Diego juga membagikan foto awan jamur itu pada hari Senin (3/10/2022), tetapi tanpa pencahayaan yang dramatis, saat bergerak ke barat di atas California.

"Badai petir mulai terbentuk di pegunungan sore ini! ️Lihat pemandangan indah ini dari kantor badai petir kami yang saat ini berada di jalur Riverside/San Diego County," kata kantor tersebut dalam posting foto di Twitter.

Kemunculan awan jamur raksasa di "kota dosa" mengingatkan uji coba senjata nuklir yang berulang kali di Situs Uji Nevada, 65 mil barat laut Las Vegas, selama empat dekade.
(min)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1610 seconds (10.101#12.26)