Venezuela Bebaskan 7 Warga Amerika, Ditukar dengan Keponakan Maduro

Minggu, 02 Oktober 2022 - 06:46 WIB
loading...
A A A
Biden pada bagiannya bersumpah bahwa komitmennya yang teguh untuk tetap percaya dengan orang Amerika yang disandera dan ditahan secara salah di seluruh dunia.

Amerika Serikat telah lama menyatakan bahwa tujuh warga negaranya ditahan atas tuduhan palsu. Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price menyebut mereka setahun lalu sebagai "pion politik".

Kedua negara bersitegang selama bertahun-tahun. Amerika Serikat adalah salah satu dari sekitar 60 negara yang menolak untuk mengakui Maduro sebagai presiden yang terpilih secara sah setelah pemilihan umum 2018 yang banyak diperdebatkan.

Tetapi invasi Rusia ke Ukraina – dan tekanan yang diberikannya pada pasokan energi global – membawa upaya di balik layar untuk merekayasa setidaknya menurunkan ketegangan dengan Venezuela, produsen minyak utama.

Delegasi tingkat tinggi AS melakukan perjalanan ke Caracas pada bulan Maret untuk bertemu dengan Maduro dalam pembicaraan yang beberapa analis lihat sebagai titik balik yang mungkin, dan yang digambarkan Maduro sebagai "hormat, ramah dan diplomatis."

Setelah pertemuan itu, Caracas membebaskan dua karyawan Citgo lainnya.

Pada hari Sabtu, pejabat senior pemerintah mengatakan kepulangan yang aman dari tujuh warga Amerika adalah hasil dari negosiasi yang sulit. AS telah mengangkat kasus mereka dengan Venezuela selama berbulan-bulan.

Baca: Presiden Nikaragua Sebut Gereja Katolik Diktator
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved