AS Kirim Dua Kapal Induk dan Kapal Perang ke LCS
Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Partisipasi kapal induk AS dalam latihan yang akan datang ini dilaporkan pertama kali oleh The Wall Street Journal.
"Amerika setuju dengan teman-teman Asia Tenggara kami: Latihan militer RRC (Republik Rakyat China) di perairan yang disengketakan Laut China Selatan sangat provokatif. Kami menentang klaim Beijing yang melanggar hukum. Titik," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam tweetnya pada hari Jumat.
Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa latihan militer China adalah yang terbaru dalam serangkaian tindakan RRC yang panjang untuk menegaskan klaim kelautan yang melanggar hukum dan merugikan tetangga-tetangga Asia Tenggara di Laut China Selatan. (Baca: Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS )
Kepulauan Paracel diklaim oleh China, Vietnam dan Taiwan, dan AS telah lama mengatakan Beijing telah melakukan militerisasi pulau-pulau di Laut China Selatan melalui penyebaran perangkat keras militer dan pembangunan fasilitas militer.
Angkatan Laut AS sesekali menantang klaim Beijing atas pulau-pulau itu dengan melakukan apa yang disebut "Operasi Kebebasan Navigasi," di mana yang paling baru pada bulan Mei. (Baca: China Usir Kapal Perang AS Bersenjata Rudal dari Laut China Selatan )
"Amerika setuju dengan teman-teman Asia Tenggara kami: Latihan militer RRC (Republik Rakyat China) di perairan yang disengketakan Laut China Selatan sangat provokatif. Kami menentang klaim Beijing yang melanggar hukum. Titik," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam tweetnya pada hari Jumat.
Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa latihan militer China adalah yang terbaru dalam serangkaian tindakan RRC yang panjang untuk menegaskan klaim kelautan yang melanggar hukum dan merugikan tetangga-tetangga Asia Tenggara di Laut China Selatan. (Baca: Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS )
Kepulauan Paracel diklaim oleh China, Vietnam dan Taiwan, dan AS telah lama mengatakan Beijing telah melakukan militerisasi pulau-pulau di Laut China Selatan melalui penyebaran perangkat keras militer dan pembangunan fasilitas militer.
Angkatan Laut AS sesekali menantang klaim Beijing atas pulau-pulau itu dengan melakukan apa yang disebut "Operasi Kebebasan Navigasi," di mana yang paling baru pada bulan Mei. (Baca: China Usir Kapal Perang AS Bersenjata Rudal dari Laut China Selatan )
(ber)
Lihat Juga :