Bom Bunuh Diri Hantam Pusat Pendidikan di Kabul, 19 Tewas

Jum'at, 30 September 2022 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Hazara juga sering menjadi sasaran serangan musuh Taliban, kelompok Negara Islam atau ISIS. Keduanya menganggap mereka sesat.

Serangan yang tak terhitung jumlahnya telah menghancurkan daerah itu, dengan banyak menargetkan anak-anak, wanita, dan sekolah.

Baca: Menlu Pakistan kepada Taliban Afghanistan: Tak Bijak Bertarung dengan Perempuan

Tahun lalu, sebelum kembalinya Taliban, sedikitnya 85 orang - terutama siswa perempuan - tewas dan sekitar 300 terluka ketika tiga bom meledak di dekat sekolah mereka di Dasht-e-Barchi.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, tetapi setahun sebelumnya ISIS mengklaim serangan bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di daerah yang sama yang menewaskan 24 orang, termasuk pelajar.

Pada Mei 2020, kelompok itu disalahkan atas serangan senjata berdarah di bangsal bersalin sebuah rumah sakit di lingkungan itu yang menewaskan 25 orang, termasuk ibu-ibu yang baru melahirkan.

Dan pada bulan April tahun ini, dua ledakan bom mematikan di pusat pendidikan terpisah di daerah itu menewaskan enam orang dan melukai sedikitnya 20 orang lainnya.

Pendidikan adalah masalah utama di Afghanistan, dengan Taliban menghalangi banyak anak perempuan untuk kembali ke pendidikan menengah, sementara ISIS juga menentang pendidikan perempuan dan anak perempuan.

Baca: Pertukaran Tawanan, Sandera AS Terakhir Dibebaskan Taliban

Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1817 seconds (11.210#12.26)