Mengenal Nord Stream yang Meledak, Seberapa Penting bagi Rusia dan Eropa?

Jum'at, 30 September 2022 - 09:44 WIB
loading...
A A A
Rusia secara bertahap memangkas pasokan gas ke Eropa akibat sanksi Barat atas invasi Moskow ke Ukraina.

Presiden Vladimir Putin telah meminta Eropa mencabut sanksi terhadap Nord Stream 2 untuk memungkinkan gas mengalir ke benua itu.

Nord Stream 1 telah menyumbang 40% dari pasokan gas Uni Eropa melalui Jerman, menjaga biaya energi tetap rendah di ekonomi terbesar UE.

Dengan kapasitas membawa 170 juta meter kubik gas per hari, Rusia telah memotong aliran hingga 20% sebelum menghentikan operasi pipa sama sekali karena masalah turbin yang terhambat oleh sanksi Barat.

Nord Stream 2 seharusnya dapat melipatgandakan kapasitas ekspor menjadi 110 miliar meter kubik, tetapi proyek tersebut tidak pernah menerima izin pemerintah Jerman karena pengakuan Rusia atas wilayah Ukraina yang memisahkan diri sebagai negara merdeka menjelang invasi skala penuh Moskow.

Menteri Pertahanan Denmark mengatakan diperlukan waktu hingga dua pekan untuk memeriksa kebocoran Nord Stream karena tekanan di dalam pipa.

Analis Rusia, mengutip kasus-kasus sebelumnya, memperkirakan perbaikan akan memakan waktu beberapa tahun.

Pejabat Jerman khawatir kedua pipa Nord Stream tidak dapat digunakan secara permanen, menurut surat kabar Tagesspiegel.

“Kemampuan menyelamatkan pipa akan tergantung pada jumlah air asin yang masuk ke dalam pipa dan merusak bagian dalamnya,” papar surat kabar itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved