Macron Tunjuk Perdana Menteri Baru untuk Menangkan Suara Pemilih
Jum'at, 03 Juli 2020 - 22:01 WIB
loading...
Presiden Prancis Emmanuel Macron berjabat tangan dengan Jean Castex pada 2019. Foto/REUTERS
A
A
A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Jean Castex sebagai perdana menteri (PM) baru saat dia berupaya meraih dukungan pemilih.
Castex, 55, merupakan pegawai negeri sipil dan walikota yang menyusun strategi keluar dari lockdown virus corona Prancis. Dia dari kubu sayap kanan tengah dan menjabat dua tahun sebagai pejabat tertinggi kedua di Istana Elysee selama kepresidenan Nicolas Sarkozy.
Pejabat di Elysee menyebut Castex sebagai pegawai senior yang berpengalaman di politik lokal yang akan membantu Macron terhubung dengan provinsi-provinsi di Prancis.
Penunjukan PM baru itu setelah pengunduran diri Edouard Philippe. Macron menyusun ulang pemerintahannya saat Prancis menghadapi depresi ekonomi terdalam sejak Perang Dunia II, ekonomi menyusut 11% pada 2020 dan tingkat pengangguran yang tinggi.
Para investor menunggu apakah Menteri Keuangan Bruno Le Maire yang mengawasi reformasi liberalisasi ekonomi dan mengucurkan dana besar untuk perusahaan seperti Air France dan Renault selama krisis, tetap mempertahankan posisinya.
Castex, 55, merupakan pegawai negeri sipil dan walikota yang menyusun strategi keluar dari lockdown virus corona Prancis. Dia dari kubu sayap kanan tengah dan menjabat dua tahun sebagai pejabat tertinggi kedua di Istana Elysee selama kepresidenan Nicolas Sarkozy.
Pejabat di Elysee menyebut Castex sebagai pegawai senior yang berpengalaman di politik lokal yang akan membantu Macron terhubung dengan provinsi-provinsi di Prancis.
Penunjukan PM baru itu setelah pengunduran diri Edouard Philippe. Macron menyusun ulang pemerintahannya saat Prancis menghadapi depresi ekonomi terdalam sejak Perang Dunia II, ekonomi menyusut 11% pada 2020 dan tingkat pengangguran yang tinggi.
Para investor menunggu apakah Menteri Keuangan Bruno Le Maire yang mengawasi reformasi liberalisasi ekonomi dan mengucurkan dana besar untuk perusahaan seperti Air France dan Renault selama krisis, tetap mempertahankan posisinya.
Lihat Juga :