Deretan Negara dengan Jumlah Korban Perang Dunia II Terbanyak

Rabu, 28 September 2022 - 12:19 WIB
loading...
Deretan Negara dengan...
Seorang anggota patroli Marinir AS di Saipan menemukan satu keluarga Jepang bersembunyi di gua lereng bukit selama pertempuran di Saipan, 21 Juni 1944. Ibu, empat anak dan seekor anjing berada di dalam gua. Foto/Arsip Nasional AS/REUTERS
A A A
TOKYO - Perang Dunia II (PD II), yang melibatkan negara secara global, terjadi dari tahun 1939 sampai 1945.Perang ini pecah sebagai akibat dari kemunculan ideologi fasisme di negara-negara blok Poros, yang terdiri dari Jerman, Jepang, dan Italia.

Negara-negara blok Poros ini bertentangan dengan negara-negara blok Sekutu.

Melansir catatan Ensiklopedia Holocaust, PD II dimulai ketika Jerman menginvasi Polandia, tepatnya pada 1 September 1939.

Sejak itu, negara-negara lain mulai terlibat dalam pertempuran skala dunia karena Jerman semakin membabi buta ingin menguasai wilayah lain.

Perang Dunia II menjadi tragedi yang kelam dalam sejarah dunia karena sudah memakan korban jiwa yang sangat banyak.

Mengutip dari Ensiklopedia Britannica, diperkirakan 40 juta hingga 50 juta orang tewas selama PD II. Lebih 80% dari semua kasus kematian di PD II berasal dari negara-negara Sekutu, dan sebagian besar adalah warga sipil.

Sementara itu, 15-20% kematian terjadi di blok Poros, sebagian besarnya kalangan militer. Berikut beberapa negara dengan jumlah korban akibat Perang Dunia II terbanyak, berdasarkan data di The National WWII Museum.

1. Uni Soviet

Uni Soviet diperkirakan telah menderita jumlah tertinggi korban Perang Dunia II. Tercatat, sebanyak 24 juta orang kehilangan nyawanya akibat perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Segera Dibuka, Begini...
Segera Dibuka, Begini Ketentuan dan Jadwal Jalur Domisili di SPMB Jakarta 2026
Berita Terkini
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved