Giorgia Meloni Jadi Wanita Pertama yang Akan Pimpin Italia, Dicap Berbahaya bagi Eropa

Rabu, 28 September 2022 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Dia pernah mengatakan kepada program televisi Italia Le Lene bahwa dia lebih suka tidak memiliki anak gay.

Dalam pidato 2019 yang menjadi viral, dia berunjuk rasa menentang apa pun yang tidak menyerupai keluarga inti.

“Tidak untuk 'orang tua satu' dan 'orang tua dua', kami membela nama kami karena kami bukan kode,” katanya.

"Saya seorang wanita, seorang ibu dan seorang Kristen dan Anda tidak akan mengambilnya dari saya."

Adopsi, euthanasia, dan pernikahan sesama jenis juga ada dalam daftar hal-hal yang ditentang Meloni.

The New York Times melaporkan bahwa juru bicara budayanya mendesak penyiar RAI dalam beberapa pekan terakhir untuk menyingkirkan episode "Peppa Pig" karena menampilkan beruang dengan dua ibu.

Tim Meloni menyebutnya sebagai “indoktrinasi gender”.

Mereka mengatakan adopsi sesama jenis disajikan sebagai sesuatu yang "normal" padahal "tidak".

Soal surrogacy, pemikiran Meloni sangat jernih. Di Twitter, dia membagikan gambar tangan bayi dengan kode batang dan kata-kata: "Ibu pengganti adalah kekejian yang ingin mengurangi kehidupan manusia menjadi tawar-menawar."

Dia menyimpulkan bahwa "rahim sewaan adalah kejahatan universal".

Penulis Italia, Roberto Saviano, menulis di The Guardian bahwa kekaguman Meloni terhadap Mussolini hanya di bawah permukaan.

“Keyakinan dan tujuan sebenarnya Meloni mungkin tidak tampak persis sama, tetapi kata-katanya sering kali membawa gema Mussolini,” tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved