Israel Pasang Sistem Senjata Remote Control di Pos Pemeriksaan Hebron, Warga Palestina Cemas

Selasa, 27 September 2022 - 21:44 WIB
loading...
Israel Pasang Sistem...
Warga Palestina cemas setelah Israel memasang sistem senjata remote control di pos pemeriksaan Hebron, Tepi Barat. Foto/Al Araby
A A A
YERUSALEM - Pasukan Israel baru-baru ini menempatkan sistem senjata yang dikendalikan dari jarak jauh atau remote control di sebuah pos pemeriksaan di Hebron di Tepi Barat yang diduduki. Demikian laporan surat kabar Israel, Haaretz.

Perangkat itu telah menyebabkan kecemasan bagi warga Palestina yang tinggal di Jalan Shuhada, sebuah lokasi di mana banyak pemukim ekstremis Israel tinggal, yang secara teratur melecehkan warga Palestina.

Senjata sistem kendali jarak jauh itu dibuat oleh perusahaan Smart Shooter dan dapat menembakkan granat kejut serta gas air mata dan peluru berujung spons.

"Sistem itu ditempatkan di tengah daerah padat penduduk, dengan ratusan orang lewat," kata pendiri Youth Against Settlements, Issa Amro, yang berasal dari Hebron, kepada Haaretz.

Baca: Menlu Retno Sebut Gerakan Non-Blok Berutang Memerdekakan Palestina

"Setiap kegagalan teknologi ini dapat berdampak pada banyak orang," imbuhnya seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (27/9/2022).

Amro mengatakan dia memandang ini sebagai bagian transisi dari manusia ke kontrol teknologi dan mengatakan Palestina telah menjadi sarana bagi industri teknologi tinggi militer Israel untuk bereksperimen dan berlatih.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan kepada Haaretz bahwa pihaknya sedang memeriksa kemungkinan menggunakan sistem yang dikendalikan dari jarak jauh untuk penerapan langkah-langkah penyebaran massa yang disetujui, yang tidak termasuk kendali jarak jauh dari tembakan langsung.

"Ini adalah bagian dari persiapan yang ditingkatkan militer untuk menentang pengganggu ketertiban di daerah itu," kata juru bicara militer Israel itu.

Israel secara rutin menerima kritik global atas penggunaan teknologi canggihnya terhadap Palestina.

Baca: Negara yang Tidak Punya Hubungan Diplomatik dengan Palestina

Menurut laporan Washington Post tahun 2021, mereka telah mulai menggunakan sistem pengenalan wajah bernama "Serigala Biru" terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Teknologi ini mengandalkan informasi seperti nomor identitas dan alamat, tetapi juga persepsi negatif tentara Israel terhadap perilaku orang Palestina yang mereka temui.

Pasukan Israel juga mulai menggunakan drone pada 2018 yang dapat menembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa di Jalur Gaza yang terkepung.

Tahun lalu, mereka mengirim "robot semi-otonom" dengan senapan mesin ke perbatasan antara Gaza dan Israel, menurut The Defense Post.

Baca: Abbas Salahkan Dunia Internasional karena Membiarkan Israel Tindas Palestina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved