Inggris Buka Pintu bagi Pelancong dari Lebih 50 Negara, Kecuali AS
Jum'at, 03 Juli 2020 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Daftar penuh negara itu belum dirilis. Selandia Baru, Vatikan, Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia termasuk di dalamnya. AS masih dalam “daftar merah”.
“AS sejak dari tahap sangat awal melarang penerbangna dari Inggris dan dari Eropa sehingga ini bukan langkah balasan,” kata Shapps.
Kementerian Luar Negeri Inggris juga akan menetapkan pengecualian pada himbauan global untuk tidak melakukan perjalanan internasional kecuali penting, mulai 4 Juli, agar asuransi normal berlaku.
Pemerintah menyatakan sejumlah negara yang masuk dalam daftar bebas karantina itu untuk membalas kebijakan mereka yang melonggarkan pembatasan. (Lihat Infografis: Duet Rafale-SU30 India Siap Mengguncang Ketegangan di Perbatasan)
Langkah untuk menghapus karantina itu muncul saat Pengadilan Tinggi Inggris mendengarkan gugatan hukum dari British Airways, Ryanair, dan easyJet. Mereka menganggap karantina itu tidak memiliki landasan ilmiah dan tidak berguna. (Lihat Video: Pelaku Begal Menangis di Kaki Ibu, Korban Ternyata Kakak Angkat)
“AS sejak dari tahap sangat awal melarang penerbangna dari Inggris dan dari Eropa sehingga ini bukan langkah balasan,” kata Shapps.
Kementerian Luar Negeri Inggris juga akan menetapkan pengecualian pada himbauan global untuk tidak melakukan perjalanan internasional kecuali penting, mulai 4 Juli, agar asuransi normal berlaku.
Pemerintah menyatakan sejumlah negara yang masuk dalam daftar bebas karantina itu untuk membalas kebijakan mereka yang melonggarkan pembatasan. (Lihat Infografis: Duet Rafale-SU30 India Siap Mengguncang Ketegangan di Perbatasan)
Langkah untuk menghapus karantina itu muncul saat Pengadilan Tinggi Inggris mendengarkan gugatan hukum dari British Airways, Ryanair, dan easyJet. Mereka menganggap karantina itu tidak memiliki landasan ilmiah dan tidak berguna. (Lihat Video: Pelaku Begal Menangis di Kaki Ibu, Korban Ternyata Kakak Angkat)
(sya)
Lihat Juga :