Rumor Kudeta Xi Jinping Berhembus, Beijing Malah Adem Ayem

Minggu, 25 September 2022 - 14:07 WIB
loading...
Rumor Kudeta Xi Jinping Berhembus, Beijing Malah Adem Ayem
Aktivitas di Ibu Kota China, Beijing, berjalan seperti biasa di tengah rumor kudeta terhadap Presiden Xi Jinping. Foto/Tangkapan layar
A A A
BEIJING - Aparat keamanan tidak tampak terlihat di Ibu Kota China, Beijing, di tengah rumor kudeta terhadap Presiden Xi Jinping. Rumor itu muncul seminggu sebelum Negeri Tirai Bambu itu merayakan berdirinya Republik Rakyat China.

"Tidak ada tanda-tanda ketegangan di ibu kota," kata koresponden Sputnik seperti dikutip dari kantor berita Rusia itu, Minggu (25/9/2022).



Orang-orang pun terlihat menjalani kehidupan sehari-hari mereka, termasuk di Lapangan Tiananmen yang terkenal. Perjalanan dari dan ke Beijing juga dimungkinkan.

Baca: Sejumlah Penerbangan Dibatalkan di Tengah Rumor Xi Jinping Dikudeta

Sementara itu, tiket pesawat dan kereta api tersedia secara online, meskipun harga naik menjelang minggu liburan. Selain itu, tidak ada pemadaman internet atau media sosial atau perubahan jadwal TV.

Presiden China Xi Jinping menjadi salah satu topik trending teratas di Twitter di tengah laporan yang tidak berdasar bahwa dia berada di bawah tahanan rumah dan China berada di tengah kudeta militer.

Xi Jinping dan frasa #ChinaCoup menjadi tren di media sosial setelah puluhan ribu pengguna menyebarkan desas-desus yang belum dikonfirmasi bahwa presiden ditahan dan digulingkan oleh Tentara Pembebasan Rakyat China.

Baca: Rumor Presiden Xi Jinping Dikudeta dan Jadi Tahanan Rumah Gemparkan China

Sebelumnya berhembus kabar bahwa militer China merencanakan kudeta selama apa yang disebut sebagai hari libur umum Minggu Emas yang mendahului Hari Nasional China pada 1 Oktober.

Ratusan penerbangan udara ke dan dari bandara Beijing telah dipotong, turun dari ribuan yang dilaporkan. Penundaan dan pembatalan telah menjadi masalah yang sedang berlangsung di China selama berbulan-bulan karena pembatasan pandemi.
(ian)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2220 seconds (11.210#12.26)