Iran Janjikan Respons yang Tepat untuk Ukraina
Minggu, 25 September 2022 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
"Menanggapi tindakan tidak bersahabat seperti itu, pihak Ukraina telah memutuskan untuk mencabut akreditasi duta besar Iran dan juga secara signifikan mengurangi jumlah staf diplomatik kedutaan besar Iran di Kiev," katanya.
Menurut otoritas militer di Ukraina, Shahed-136, sebuah kendaraan udara tak berawak “kamikaze”, dan Mohajer-6 yang ukurannya lebih besar sejauh ini telah dijatuhkan oleh pertahanan udara.
Bukti nyata pertama penggunaan drone Iran oleh Rusia datang awal bulan ini ketika militer Ukraina menerbitkan beberapa gambar dari apa yang dikatakannya sebagai drone Shahed-136 – dicat dengan warna dan angka Rusia – jatuh di Kupiansk di wilayah Kharkiv.
Baca: Rusia Mulai Gunakan Drone Kamikaze Buatan Iran di Ukraina
Satu hari kemudian, intelijen militer Inggris mendukung klaim tersebut, dengan mengatakan sangat mungkin bahwa Rusia mengerahkan drone buatan Iran dalam konflik tersebut.
Pejabat Amerika sejak bulan Juli telah mengklaim bahwa Teheran sedang bersiap untuk menjual "ratusan" drone ke Moskow, dan kemudian mengatakan Iran juga melatih pilot Rusia tentang cara menggunakannya.
Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menolak klaim tersebut, dengan mengatakan negara itu tidak akan membantu kedua belah pihak dalam perang, bahkan ketika itu Teheran yakin NATO telah menjadi akar penyebab konflik.
Menurut otoritas militer di Ukraina, Shahed-136, sebuah kendaraan udara tak berawak “kamikaze”, dan Mohajer-6 yang ukurannya lebih besar sejauh ini telah dijatuhkan oleh pertahanan udara.
Bukti nyata pertama penggunaan drone Iran oleh Rusia datang awal bulan ini ketika militer Ukraina menerbitkan beberapa gambar dari apa yang dikatakannya sebagai drone Shahed-136 – dicat dengan warna dan angka Rusia – jatuh di Kupiansk di wilayah Kharkiv.
Baca: Rusia Mulai Gunakan Drone Kamikaze Buatan Iran di Ukraina
Satu hari kemudian, intelijen militer Inggris mendukung klaim tersebut, dengan mengatakan sangat mungkin bahwa Rusia mengerahkan drone buatan Iran dalam konflik tersebut.
Pejabat Amerika sejak bulan Juli telah mengklaim bahwa Teheran sedang bersiap untuk menjual "ratusan" drone ke Moskow, dan kemudian mengatakan Iran juga melatih pilot Rusia tentang cara menggunakannya.
Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menolak klaim tersebut, dengan mengatakan negara itu tidak akan membantu kedua belah pihak dalam perang, bahkan ketika itu Teheran yakin NATO telah menjadi akar penyebab konflik.
Lihat Juga :