Ngeri! Rudal Rusia Ini Masih Bisa Tepat Sasaran Meski Dihantam Anti-Rudal

Jum'at, 23 September 2022 - 11:39 WIB
loading...
A A A
Degtyar, yang memiliki lebih dari 50 tahun pengalaman mendesain roket, menyatakan keyakinannya bahwa Sarmat akan menghapuskan semua perkembangan NATO dengan kinerja penerbangan yang tak tertandingi, tetapi juga solusi ilmiah dan teknis yang digunakan dalam pengembangannya dan teknologi modern yang digunakan dalam pembuatannya.

Sosok yang memiliki latar belakang desain rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam ini kemudian menjelaskan bahwa selama desain awal Sarmat dan tahap dokumentasi desain lanjutan, para ilmuwan roket Rusia mengadopsi prinsip-prinsip desain rudal angkatan laut ke analog yang diluncurkan di darat, yang berat dan dimensinya melebihi rudal angkatan laut sebanyak lima kali.

“Ini memungkinkan kami, pertama, untuk menyediakan rudal dengan karakteristik kinerja penerbangan yang unik dan, kedua, untuk mengurangi waktu pengembangan tanpa kehilangan keandalan sejumlah komponen dan rakitan roket,” jelasnya.

Degtyar juga menunjukkan keunggulan Sarmat atas pendahulunya yang R-36M2 Voyevoda (NATO menyebutnya "SS-18 Satan").

“Setelah tes selesai dan Sarmat dioperasikan, (rudal) itu akan menggantikan sistem rudal Voevoda, yang kehadirannya di komponen berbasis darat dari triad nuklir Rusia sangat mengkhawatirkan NATO, dan yang secara tidak sengaja disebut oleh blok itu sebagai 'Satan'. Pakar NATO bahkan menyebut Sarmat sebagai 'Satan-2' - saya akan menyebutnya 'Setan kuadrat,'” kata akademisi itu.

RS-36M2 telah beroperasi dengan kekuatan nuklir strategis Soviet dan Rusia sejak akhir 1980-an.

Baca: Perang Memanas, Rusia Tingkatkan Produksi Perangkat Keras Militer

Degtyar menyatakan keyakinannya bahwa begitu sistem itu dikerahkan, Sarmat akan menjadi perisai yang andal bagi Rusia dalam situasi geopolitik global yang sulit saat ini, faktor utama dalam pencegahan nuklirnya dan alasan untuk melanjutkan negosiasi nyata untuk mengurangi persenjataan senjata nuklir global.

“Seluruh sejarah 'hubungan kemitraan' antara kami dan musuh potensial kami di semua bidang: politik, ekonomi, dan militer, selalu menunjukkan bahwa negosiasi nyata yang mengarah pada hasil nyata dan praktis dimulai hanya ketika paritas tercapai pada masalah di tangan, atau Rusia memiliki keuntungan,” kata kepala insinyur itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved