Berkat Lobi MBS, Rusia Bebaskan 10 Tawanan Perang Asing
Kamis, 22 September 2022 - 03:08 WIB
loading...
A
A
A
Anggota parlemen Inggris Robert Jenrick mengatakan, Aiden Aslin termasuk di antara mereka yang dibebaskan. Dia ditangkap awal tahun ini kemudian dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Republik Rakyat Donetsk (DPR), salah satu proksi Rusia di Ukraina timur.
Baca: Pangeran Abdulaziz: Hubungan Rusia-Saudi Sehangat Cuaca di Riyadh
Rusia juga membebaskan warga negara AS, Alexander Drueke (39) dan Andy Huynh (27), seorang perwakilan keluarga mengatakan kepada Reuters, Rabu. Pasangan itu, keduanya dari Alabama, ditangkap pada bulan Juni saat bertempur di Ukraina timur, di mana mereka pergi untuk mendukung pasukan Ukraina yang melawan invasi Rusia.
Sejumlah besar orang asing telah melakukan perjalanan ke Ukraina untuk berperang sejak invasi Rusia pada 24 Februari. Beberapa dari mereka telah ditangkap oleh pasukan Rusia, bersama dengan orang asing lainnya di negara itu yang mengatakan bahwa mereka bukan pejuang.
Reuters tidak dapat segera memastikan apakah kelompok yang dibebaskan itu termasuk warga Inggris Shaun Pinner dan Brahim Saadoun kelahiran Maroko yang juga ditangkap dan dijatuhi hukuman mati di Donetsk.
“Seorang warga negara Swedia, ditangkap di kota pelabuhan Mariupol dan menghadapi kemungkinan hukuman mati berdasarkan undang-undang DPR, termasuk di antara mereka yang dibebaskan,” Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde menegaskan.
Baca: Pangeran Abdulaziz: Hubungan Rusia-Saudi Sehangat Cuaca di Riyadh
Rusia juga membebaskan warga negara AS, Alexander Drueke (39) dan Andy Huynh (27), seorang perwakilan keluarga mengatakan kepada Reuters, Rabu. Pasangan itu, keduanya dari Alabama, ditangkap pada bulan Juni saat bertempur di Ukraina timur, di mana mereka pergi untuk mendukung pasukan Ukraina yang melawan invasi Rusia.
Sejumlah besar orang asing telah melakukan perjalanan ke Ukraina untuk berperang sejak invasi Rusia pada 24 Februari. Beberapa dari mereka telah ditangkap oleh pasukan Rusia, bersama dengan orang asing lainnya di negara itu yang mengatakan bahwa mereka bukan pejuang.
Reuters tidak dapat segera memastikan apakah kelompok yang dibebaskan itu termasuk warga Inggris Shaun Pinner dan Brahim Saadoun kelahiran Maroko yang juga ditangkap dan dijatuhi hukuman mati di Donetsk.
“Seorang warga negara Swedia, ditangkap di kota pelabuhan Mariupol dan menghadapi kemungkinan hukuman mati berdasarkan undang-undang DPR, termasuk di antara mereka yang dibebaskan,” Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde menegaskan.
Lihat Juga :