Topan Ganas Bakal Terjang Jepang, Ribuan Orang Mengungsi ke Tempat Penampungan

Minggu, 18 September 2022 - 13:03 WIB
loading...
A A A
Peringatan evakuasi menyerukan orang untuk pindah ke tempat penampungan atau akomodasi alternatif yang dapat menahan cuaca ekstrem.

Tetapi mereka tidak wajib, dan selama peristiwa cuaca ekstrem yang lalu, pihak berwenang telah berjuang untuk meyakinkan penduduk untuk berlindung dengan cukup cepat.

Kurora mendesak orang-orang untuk mengungsi sebelum badai terburuk tiba dan memperingatkan bahwa bahkan di gedung-gedung kokoh, penduduk perlu mengambil tindakan pencegahan.

"Tolong pindah ke gedung-gedung kokoh sebelum angin kencang mulai bertiup dan menjauhlah dari jendela bahkan di dalam gedung-gedung kokoh," katanya pada konferensi pers larut malam seperti dikutip dari France24.

Pada Minggu pagi, operasi kereta peluru di daerah itu dihentikan, bersama dengan jalur kereta regional, dan kantor berita NHK mengatakan setidaknya 510 penerbangan telah dibatalkan.

"Bagian selatan wilayah Kyushu mungkin melihat jenis angin kencang, gelombang tinggi, dan gelombang pasang yang belum pernah dialami sebelumnya," kata JMA pada Minggu, mendesak warga untuk "berhati-hati setinggi mungkin."

Baca: Jepang Catat Rekor Jumlah Orang Berusia Lebih dari 100 Tahun

Di lapangan, seorang pejabat prefektur Kagoshima mengatakan kepada AFP bahwa sejauh ini tidak ada laporan cedera atau kerusakan struktural tetapi kondisinya memburuk.

"Hujan dan angin semakin kencang. Hujannya sangat deras sehingga Anda tidak bisa benar-benar melihat apa yang ada di luar sana. Semuanya terlihat putih," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved