Diwanti-wanti Biden Tidak Gunakan Senjata Nuklir, Ini Respons Kremlin
Minggu, 18 September 2022 - 08:03 WIB
loading...
Kremlin merespons peringatan Presiden AS Joe Biden untuk tidak menggunakan senjata nuklir di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Kremlin memberikan respons singkat ketika ditanya tentang peringatan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa pemimpin Rusia tidak boleh menggunakan senjata pemusnah massal dalam invasinya ke Ukraina.
Diwartakan sebelumnya, Biden ditanya oleh CBS News tentang apa pesannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin jika dia merasa cara terbaik untuk membalas dan merebut kembali inisiatif tersebut adalah dengan menggunakan senjata nuklir taktis atau kimia.
Presiden AS itu menjawab "jangan, jangan, jangan" sembari menambahkan bahwa tindakan seperti itu akan mengubah wajah perang tidak seperti apa pun sejak Perang Dunia Kedua.
Baca: Biden Peringatkan Putin: Jangan Gunakan Senjata Nuklir!
Ketika ditanya tanggapannya terhadap peringatan itu, juru bicara Putin Dmitry Peskov mengatakan: "Bacalah doktrinnya. Semuanya tertulis di sana," seperti dilaporkan RIA Novosti yang dikutip dari Newsweek, Minggu (18/9/2022).
Doktrin nuklir Rusia mengatakan penggunaan senjata nuklir mungkin mengikuti agresi terhadap Rusia atau sekutunya dengan penggunaan senjata pemusnah massal atau jika negara menghadapi agresi ketika keberadaan negara berada di bawah ancaman.
Selama perang, ada pesan beragam yang datang dari Moskow tentang prospek pengerahan senjata nuklir.
Diwartakan sebelumnya, Biden ditanya oleh CBS News tentang apa pesannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin jika dia merasa cara terbaik untuk membalas dan merebut kembali inisiatif tersebut adalah dengan menggunakan senjata nuklir taktis atau kimia.
Presiden AS itu menjawab "jangan, jangan, jangan" sembari menambahkan bahwa tindakan seperti itu akan mengubah wajah perang tidak seperti apa pun sejak Perang Dunia Kedua.
Baca: Biden Peringatkan Putin: Jangan Gunakan Senjata Nuklir!
Ketika ditanya tanggapannya terhadap peringatan itu, juru bicara Putin Dmitry Peskov mengatakan: "Bacalah doktrinnya. Semuanya tertulis di sana," seperti dilaporkan RIA Novosti yang dikutip dari Newsweek, Minggu (18/9/2022).
Doktrin nuklir Rusia mengatakan penggunaan senjata nuklir mungkin mengikuti agresi terhadap Rusia atau sekutunya dengan penggunaan senjata pemusnah massal atau jika negara menghadapi agresi ketika keberadaan negara berada di bawah ancaman.
Selama perang, ada pesan beragam yang datang dari Moskow tentang prospek pengerahan senjata nuklir.
Lihat Juga :