China Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama

Sabtu, 17 September 2022 - 21:00 WIB
loading...
China Laporkan Kasus...
China Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - China mencatat kasus cacar monyet pertamanya pada Jumat (16/9/2022). Kasus itu terjadi pada seseorang yang baru saja memasuki negara itu, kata para pejabat.

Seperti dilaporkan AFP, Otoritas Kesehatan di kota barat daya Chongqing mengatakan, orang tersebut menunjukkan gejala saat menjalani karantina untuk COVID-19. Di bawah kebijakan nol-COVID China, orang yang memasuki negara itu biasanya harus menyelesaikan isolasi antara satu dan dua minggu pada saat kedatangan.

Baca: Dinyatakan Sehat, Pasien Pertama Cacar Monyet di Indonesia Sudah Kembali Beraktivitas

“Pasien cacar monyet didiagnosis setelah mengalami gejala, termasuk ruam kulit,” jelas Komisi Kesehatan Kota dalam sebuah laporan. Komisi itu mengkategorikan kasus tersebut sebagai "infeksi impor".

“Pasien sedang menjalani isolasi terpusat di rumah sakit yang ditunjuk dan dalam kondisi stabil," lanjut laporan itu. “Karena pasien segera diisolasi saat memasuki kota, tidak ada jejak penularan sosial, dan risiko penularannya rendah," tambah laporan tersebut.

Pekan lalu, Hong Kong mencatat kasus cacar monyet pertamanya pada seorang pria berusia 30 tahun yang menunjukkan gejala saat menjalani masa karantina COVID-19 tiga hari di kota itu untuk kedatangan.

Pasien tidak memiliki kontak dengan masyarakat, menurut seorang pejabat kesehatan, yang mengatakan risiko warga Hong Kong terinfeksi "sangat rendah".

Baca: Dicurigai Kena Cacar Monyet, Seorang Pasien Diisolasi di Tasikmalaya

Sementara itu, pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) memperingatkan agar tidak terlalu sering menggunakan satu-satunya obat yang tersedia untuk mengobati cacar monyet, dengan mengatakan bahwa bahkan mutasi kecil pada virus dapat membuat pil itu tidak efektif.

Administrasi Makanan dan Obat-obatan memperbarui panduannya minggu ini untuk TPOXX, yang telah diresepkan untuk puluhan ribu pasien dengan virus.

Dalam pembaruan online, pejabat FDA memperingatkan bahwa satu perubahan molekuler pada cacar monyet "bisa berdampak besar pada aktivitas antivirus TPOXX". Karena virus terus berkembang untuk mengatasi hambatan infeksi, termasuk obat-obatan, regulator menekankan bahwa dokter harus "bijaksana" dalam meresepkan obat.



Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan, TPOXX tidak boleh lagi diberikan kepada orang dewasa sehat yang tidak menderita gejala parah.

"Untuk sebagian besar pasien dengan sistem kekebalan yang sehat, perawatan suportif dan pengendalian rasa sakit mungkin sudah cukup," kata pejabat badan tersebut dalam sebuah pernyataan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved