Krisis Ekonomi Memburuk, Aktivis Lebanon Ancam Rampok Bank Lebih Banyak

Jum'at, 16 September 2022 - 17:43 WIB
loading...
A A A
Alaa Khorchid, kepala Depositors' Outcry, mengatakan sekarang tidak ada pilihan lain bagi deposan bank Lebanon selain mengambil tindakan sendiri. Hal itu diungkapkannya pada konferensi pers di Beirut.

“BLOM Bank mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa ini adalah operasi yang telah diatur sebelumnya. Ya, apa yang kamu pikirkan?” Khorchid mengatakan kepada wartawan, merujuk pada pernyataan bank yang mengutuk Hafez dan para aktivis.

“Dan kami mengatur lebih dari ini, dan Anda tidak punya pilihan. Hak-hak rakyat itu suci,” tambahnya, berbicara kepada bank-bank secara umum, seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (16/9/2022).

“Awal revolusi yang sebenarnya dimulai kemarin, ketika Sali Hafez memasuki bank, dan tidak ada jalan untuk kembali,” Ibrahim Abdullah, seorang anggota kelompok Deposan' mengatakan pada konferensi pers. "Revolusi ini menentang semua bank."

Baca: Wanita Lebanon Nekat Rampok Bank untuk Bayar Biaya Pengobatan Saudaranya

Beberapa kelompok yang mengadvokasi dan memprotes deposan Lebanon telah muncul sejak 2019, dengan beberapa — seperti yang bernama Serikat Deposan — memilih untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap bank untuk membantu deposan mengambil uang mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Mengapa Bangladesh Sita...
Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya
Rekomendasi
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Infografis
Bos Bank BCA: 6 Bulan...
Bos Bank BCA: 6 Bulan Terakhir Banyak Nasabah Makan Tabungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved