Krisis Ekonomi Memburuk, Aktivis Lebanon Ancam Rampok Bank Lebih Banyak

Jum'at, 16 September 2022 - 17:43 WIB
loading...
Krisis Ekonomi Memburuk,...
Aktivis Lebanon mengancam akan merampok bank lebih banyak di tengah krisis ekonomi yang memburuk. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIRUT - Sebuah kelompok aktivos Lebanon berjanji untuk mengorganisir lebih banyak perampokan bank untuk membantu orang mengambil kembali tabungan mereka yang dibekukan karena krisis ekonomi yang terus memburuk.

Sebelumnya aktivis dari kelompok Depositors' Outcry menemani Sali Hafez ke cabang bank di Beirut pada hari Rabu, dan dia dapat mengambil sekitar USD13.000 dalam tabungannya untuk mendanai pengobatan kanker saudara perempuannya.

Hafez membawa pistol mainan ketika dia masuk ke Bank BLOM pada hari Rabu, sementara para aktivis yang menemaninya menuangkan bensin, mengancam akan membakar bank jika dia tidak mendapatkan uangnya.

Kelompok itu mengatakan kepada The Associated Press bahwa mereka juga telah berkoordinasi dengan seorang pria yang mencoba mengambil sebagian uangnya dari sebuah bank di kota pegunungan Aley. Media lokal mengatakan dia membawa senapan kosong.

Baca: Merampok Bank Pakai Pistol Mainan, Wanita Lebanon Dianggap Pahlawan

Bank-bank Lebanon yang kekurangan uang telah memberlakukan batasan ketat pada penarikan mata uang asing sejak 2019, membekukan tabungan jutaan orang. Sekitar tiga perempat dari populasi telah jatuh ke dalam kemiskinan karena ekonomi negara kecil di Timur Tengah itu terus memburuk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Infografis
Ekonomi Suram, Gelombang...
Ekonomi Suram, Gelombang Unjuk Rasa Banyak Terjadi di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved