Kisah Shimon Peres Undang Gus Dur ke Israel pada Tahun 1994
Rabu, 14 September 2022 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Hamas Desak PBB Minta Pertanggungjawaban Kejahatan Israel
Adapun kunjungan tersebut diketahui sebagai kali pertama seorang pejabat Israel datang ke Indonesia. Tahun berikutnya atau 1994, giliran Gus Dur yang diundang oleh Shimon Peres ke Yerusalem untuk menyaksikan perjanjian damai antara Israel dan Yordania.
Selain itu, Gus Dur juga melakukan kunjungan keduanya pada tahun 1997. Dikutip dari laman The Diplomat, kritik dari berbagai organisasi Islam Indonesia tidak menghentikan Abdurrahman Wahid untuk tetap kembali mengunjungi Israel ataupun menerima delegasinya.
Lebih lanjut, meskipun kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, hubungan perdagangan antara Indonesia dan Israel telah berkembang saat itu. Perdagangan antara Jakarta dan Tel Aviv dilaporkan telah mencapai USD400-500 juta, hampir 88 persen di antaranya adalah ekspor Indonesia. Sementara Indonesia terutama mengirimkan komoditas, ekspor Israel terutama adalah produk-produk berteknologi tinggi.
Referensi:
-https://www.jewishvirtuallibrary.org/indonesia-virtual-jewish-history-tour
-https://thediplomat.com/2015/03/the-quiet-growth-in-indonesia-israel-relations/
-https://international.sindonews.com/read/868355/43/apakah-israel-mengakui-kemerdekaan-indonesia-1661598521/10
Adapun kunjungan tersebut diketahui sebagai kali pertama seorang pejabat Israel datang ke Indonesia. Tahun berikutnya atau 1994, giliran Gus Dur yang diundang oleh Shimon Peres ke Yerusalem untuk menyaksikan perjanjian damai antara Israel dan Yordania.
Selain itu, Gus Dur juga melakukan kunjungan keduanya pada tahun 1997. Dikutip dari laman The Diplomat, kritik dari berbagai organisasi Islam Indonesia tidak menghentikan Abdurrahman Wahid untuk tetap kembali mengunjungi Israel ataupun menerima delegasinya.
Lebih lanjut, meskipun kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, hubungan perdagangan antara Indonesia dan Israel telah berkembang saat itu. Perdagangan antara Jakarta dan Tel Aviv dilaporkan telah mencapai USD400-500 juta, hampir 88 persen di antaranya adalah ekspor Indonesia. Sementara Indonesia terutama mengirimkan komoditas, ekspor Israel terutama adalah produk-produk berteknologi tinggi.
Referensi:
-https://www.jewishvirtuallibrary.org/indonesia-virtual-jewish-history-tour
-https://thediplomat.com/2015/03/the-quiet-growth-in-indonesia-israel-relations/
-https://international.sindonews.com/read/868355/43/apakah-israel-mengakui-kemerdekaan-indonesia-1661598521/10
(esn)
Lihat Juga :