Membara, Azerbaijan Serang Perbatasan Armenia

Selasa, 13 September 2022 - 06:29 WIB
loading...
Membara, Azerbaijan...
Ledakan terlihat di perbatasan Armenia dan Azerbaijan. Foto/telegram
A A A
BAKU - Ledakan yang dikaitkan dengan artileri dan drone dilaporkan penduduk Vardenis, Jermuk, Goris, dan Tatev, kota-kota di dalam wilayah Armenia, tak lama setelah tengah malam pada Selasa (12/9/2022). Armenia menyalahkan negara tetangga Azerbaijan atas serangan itu.

“Tembakan dilepaskan di sepanjang garis perbatasan Armenia-Azerbaijan, dan pemerintah di Yerevan telah mengadakan pertemuan darurat,” ungkap laporan media lokal.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Armenia mengatakan tentara Azerbaijan menggunakan artileri berat dan drone juga digunakan dalam serangan itu.

Baca juga: Pejabat Hongaria: Uni Eropa Pihak yang Kalah dalam Konflik Ukraina

Satu drone Bayraktar buatan Turki diduga ditembak jatuh di atas Vardenis, yang berada di utara Armenia dan tidak berdekatan dengan wilayah Nagorno Karabakh yang disengketakan.

“Pasukan Armenia memberikan tanggapan yang memadai,” ungkap pernyataan Yerevan.

Pemerintah Azerbaijan mengatakan Armenia “memulai provokasi yang meluas” terhadap angkatan bersenjata Azeri, yang merespons dengan “tembakan intensif” terhadap posisi-posisi Armenia.

Kementerian Pertahanan di Baku menuduh “tim penyabot” Armenia memasang ranjau di jalan dan menembakkan mortir ke posisi tentara Azerbaijan di dekat kota Basarkecher, Istisu, Garakilsa dan Gorus, di sisi perbatasan Azeri, menyebabkan “kerugian di antara personel dan kerusakan pada infrastruktur militer.”

Azerbaijan juga menyatakan ada kerugian di antara personel dan peralatan militer angkatan bersenjata Armenia.

Bentrokan Selasa pagi adalah eskalasi besar ketegangan antara kedua negara Kaukasus.

Azerbaijan menyerang Nagorno-Karabakh pada awal Agustus setelah menuduh Armenia melanggar gencatan senjata 2020 dan menuntut “demliterisasi” penuh wilayah yang dihuni etnis Armenia. Serangan itu memicu kecaman dari Rusia, yang merupakan penjamin gencatan senjata.

Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan. Namun, wilayah tersebut memiliki sebagian besar penduduk Armenia dan mencari kemerdekaan dari Baku pada 1990-an.

Wilaya itu secara de-facto memiliki pemerintahan sendiri dan menikmati dukungan dari Armenia sejak saat itu.

Pada tahun 2020, Baku dan Yerevan berperang selama 44 hari atas wilayah yang disengketakan, yang berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi Rusia yang membuat pasukan penjaga perdamaian Rusia dikerahkan ke Nagorno-Karabakh.

Gencatan senjata yang ditengahi Moskow membuat setengah dari Nagorno-Karabakh dihuni orang-orang Armenia dan dilindungi penjaga perdamaian Rusia, sementara semua wilayah lain yang sebelumnya dikendalikan Yerevan diserahkan kembali ke Baku.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved