Rusia: 12.000 Tentara Ukraina Tewas dan Terluka dalam Serangan Balik
Senin, 12 September 2022 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Rusia juga menuduh pasukan Ukraina telah menembaki pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporozhye sebanyak 26 kali sejak 1 September.
Fasilitas yang dikendalikan Rusia yang terletak di wilayah Zaporozhye selatan Ukraina direbut pasukan Rusia pada awal Maret, segera setelah Moskow meluncurkan operasi militernya.
Baca juga: Pejabat Hongaria: Uni Eropa Pihak yang Kalah dalam Konflik Ukraina
Pada Minggu, reaktor terakhir yang beroperasi di fasilitas itu dimatikan. Menurut seorang anggota pemerintahan pro-Rusia di kawasan itu, Vladimir Rogov, keputusan itu dibuat karena penembakan yang terus-menerus terhadap pembangkit oleh Ukraina dan kerusakan pada saluran listrik.
“Mode yang terus berubah di mana reaktor dan turbin dipaksa untuk beroperasi, karena serangan, menciptakan risiko kecelakaan,” ungkap Vladimir Rogov kepada RIA-Novosti.
Fasilitas yang dikendalikan Rusia yang terletak di wilayah Zaporozhye selatan Ukraina direbut pasukan Rusia pada awal Maret, segera setelah Moskow meluncurkan operasi militernya.
Baca juga: Pejabat Hongaria: Uni Eropa Pihak yang Kalah dalam Konflik Ukraina
Pada Minggu, reaktor terakhir yang beroperasi di fasilitas itu dimatikan. Menurut seorang anggota pemerintahan pro-Rusia di kawasan itu, Vladimir Rogov, keputusan itu dibuat karena penembakan yang terus-menerus terhadap pembangkit oleh Ukraina dan kerusakan pada saluran listrik.
“Mode yang terus berubah di mana reaktor dan turbin dipaksa untuk beroperasi, karena serangan, menciptakan risiko kecelakaan,” ungkap Vladimir Rogov kepada RIA-Novosti.
Lihat Juga :